KH. Fatahilah Nadiri: Pedofil Lebih Jahat dari Berzina

Kamis, 15 Desember 2022 - 12:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNAL SUKABUMI.COM – Ketua MUI Kabupaten, KH. E. Fatahilah Nadiri, menyatakan, perbuatan pedofil itu lebih jahat ketimbang berzina. Dalam pandangan Islam, pedofil itu tergolong ‘fahisyah kabiro’ dan lebih dahsyat dari hukum berzina. Karena sasarannya adalah anak-anak berusia 13 tahun.

“Pedofil itu tergolong ke dalam fahisyah Kabiro. Sesuatu yang besar dan jahat sekali. Akibat seseorang melakukan pedofil atau sodomi itu jika dibiarkan, maka akan menimbulkan malapetaka yang amat dahsyat di tengah-tengah masyarakat,’ kata Kyai Fatahilah, Kamis (15/12/22).

Pembuatan seks menyimpang tersebut kata dia, pernah terjadi pada masa Nabi Luth AS. Jika menemukan adanya indikasi terjadinya indikasi tersebut, diminta pelakunya diminta untuk ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

“Kepada aparat penegak hukum, harus dengan sungguh-sungguh mengambil langkah hukum yang tegas dan terukur terhadap seorang pedofilia. Karena jika dibiarkan akan mendatangkan bencana yang amat dahsyat,” tegasnya.

Karena maraknya aksi pedofil akhir-akhir ini, dia mengimbau kepada pondok-pondok pesantren  untuk lebih memperketat pengawasan khususnya pada interaksi-interaksi para santrinya, baik sesama laki-laki, sesama perempuan maupun laki-laki dan perempuan.

“Saya mengimbau agar setiap pondok pesantren memperketat pengawasan atas pergaulan para santrinya. Kalau perlu dipasang CCTV di luar kamar mandi sekitar  WC santri dan kamar-kamar santri. Kedua kapasitas kamar harus disesuaikan dengan jumlah santri dan terakhir setiap santri terlebih santri perempuan harus mengenakan celana panjang saat tidur,” ujarnya.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

IKPMA Cup 2026, Wabup Andreas Tekankan Pentingnya Silaturahmi dan Doa untuk Guru
Diskan Sukabumi Klarifikasi Pembelian BBM Jerigen Nelayan di Cisolok, Bukan Penimbunan
Wabup Sukabumi Apresiasi Mukerda MUI, Dorong Program Keumatan yang Bermanfaat bagi Masyarakat
100 Becak Listrik Bantuan Prabowo Siap Mengaspal di Sukabumi, Kawasan Wisata Targetnya 
MUI Serukan Salat Istisqa di Sukabumi, Ajak Jaga Lingkungan dan Perbanyak Istighfar
Hari Tani Nasional 2026, DKP Sukabumi Ajak Masyarakat Perkuat Ketahanan Pangan
Sinergi Ulama dan Umara: Kejari Kabupaten Sukabumi Teguhkan Komitmen Bersama MUI
Milad Ponpes Assalam ke-43, Andreas Tegaskan Peran Pesantren Bentuk Generasi Berkualitas ‎

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:54 WIB

IKPMA Cup 2026, Wabup Andreas Tekankan Pentingnya Silaturahmi dan Doa untuk Guru

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Diskan Sukabumi Klarifikasi Pembelian BBM Jerigen Nelayan di Cisolok, Bukan Penimbunan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Wabup Sukabumi Apresiasi Mukerda MUI, Dorong Program Keumatan yang Bermanfaat bagi Masyarakat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:19 WIB

100 Becak Listrik Bantuan Prabowo Siap Mengaspal di Sukabumi, Kawasan Wisata Targetnya 

Senin, 28 September 2026 - 17:40 WIB

MUI Serukan Salat Istisqa di Sukabumi, Ajak Jaga Lingkungan dan Perbanyak Istighfar

Berita Terbaru

HEADLINE

Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas

Kamis, 15 Okt 2026 - 12:24 WIB