Viral, Ribuan Ikan Lompat ke Daratan Pantai Citepus Palabuhanratu

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Fenomena ribuan ikan melompat ke daratan di Pantai Citepus, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, menghebohkan warga sekitar.

Peristiwa yang viral di grup WhatsApp  tersebut, terjadi pada Jumat (28/10/22) malam. Dalam video berdurasi 0.39 detik itu memperlihatkan masyarakat mengumpulkan ikan menggunakan kantong kresek dan alat tangkap seadanya di pesisir pantai.

Kemunculan ribuan ikan itu dibenarkan Ketua RT 04 RW 03, Ukan Sunarya. Ia menyebut, kejadian itu terjadi sekira pukul 19.00 WIB. Pada saat itu ombak besar hingga membawa ribuan ikan ke daratan.

“Betul dalam video itu, kejadiannya di pantai Dolphin setelah magrib. Emang kata warga rame pada bawa satu ember satu ember, ada tamu juga yang ikutan ngambilin juga,” ujar Ukan Sunarya kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (29/10/2022).

Menurut ia, fenomena kemunculan ikan ke daratan tersebut, baru kali ini terjadi. Sebelumnya tidak pernah melihat fenomena tersebut.

“Iya baru kali ini kejadian tadi itu ikan serepet, katanya ada ombak tinggi hingga membawa ribuan ikan ke daratan,” terangnya.

Selain di Pantai Dolphin, kemunculan ribuan ikan pun terjadi di depan ruang terbuka hijau (RTH) Citepus. Hal itu membuat warga berlarian ke tepi pantai.

“Tadi kejadiannya itu sebrang balai desa sekira pukul 21.00 WIB. Saya pun dapat 1 kantong plastik gede, sekitar enam kiloan,” ucap Ajid warga sekitar.

Ia menjelaskan, sebelum terjadinya banyak ikan, ada gelombang tinggi hingga ke tembok penahan ombak. Seusai di situ ikan berserakan hingga menarik masyarakat untuk mengumpulkan.

“Ikan tuh berserakan di pantai, tadi berbondong-bondong semua masyarakat disini, tapi belum tau penyebabnya pokoknya setelah ombak besar,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan
Suami Bongkar Dugaan Perselingkuhan di Kalibunder, Oknum Guru Dilaporkan ke Polisi
Gempa M4,1 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Berita Terbaru