JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Sukabumi mengaku, pengaduan masyarakat terkait pencemaran di sekitar PT Indonesia Power UJP Jabar 2 Palabuhanratu atau PLTU sudah disampaikan.
Hal tersebut dibuktikan dengan kunjungan langsung Tim Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat ke PLTU Palabunratu, belum lama ini.
“Sebelumnya sudah kita sampaikan ke DKP Jabar akan pengaduan itu dan dijawab dengan kunjungan kemarin,” ujar Kepala Diskan Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (14/10/2022).
Hasil kunjungan itu, kata Nunung, informasi mengenai dugaan pembuangan limbah PLTU ke laut itu sudah menuai titik terang. “Ya, setelah dipastikan Tim DKP Jabar, ternyata tidak ada pencemaran limbah PLTU ke laut,” terangnya.
Hal senda diungkapkan, Kepala UPTD Wilayah Selatan Pengawasan Sumber Daya Kelautan Dan Perikanan (PSDKP) Jawa Barat, Nandang Muslim.
Ia mengatakan, ada 7 lokasi yang dipantau. Di antaranya pembuangan, lokasi Intake turbin PLTU, sejumlah lokasi termasuk salah satunya pembuangan air panas hasil pemrosesan pembangkit di PLTU.
“Hasil dari kunjungan dan pemeriksaan atas laporan itu menurut kami masih dibatas normal. Sebab, tidak adanya pencemaran baik lingkungan maupun biota laut,” sambungnya.
Ia menyebut, di saluran pembuangan air panas kadar kandungan air atau PH di lokasi itu juga dalam batas wajar.
“Kami lihat PH-nya itu masih normal 6,84 artinya tidak mengganggu keasamaan atau kebasaan terhadap air laut. Kedua, suhunya itu normal antara 32 sampai 35 itu kan bahkan airnya juga bersih airnya juga bening. Artinya sejauh ini kami tidak menemukan adanya pencemaran di lingkungan PLTU,” jelas Nandang.
Sementara itu, General Manajer (GM) PLTU Jabar 2 Selatan Palabuhanratu Rizki Priatna membenarkan soal kedatangan pihak DKP Provinsi Jawa Barat ke sekitar lingkungan PLTU untuk mengecek kabar adanya pencemaran lingkungan.
“Rekan-rekan dinas tadi langsung ke lapangan terkait dengan adanya informasi bahwa PLTU telah membuang limbah keluar ya. Sudah mengkonfirmasi dan mengklarifikasi dan telah melihat langsung bahwa tidak ada apa yang disebut dengan limbah,” kata Rizki, didampingi Manajer Administrasi Asmadi dan Humas PLTU Palabuhanratu Handoyo.
Rizki memastikan, pihaknya akan selalu menjaga harmonisiasi dalam setiap aktivitas di sekitar lingkungan PLTU.
“Kami memastikan, tidak ada limbah yang dikeluarkan atau di buang langsung ke laut oleh PLTU, nah kami juga menjelaskan bahwa kami sebagai pengelola PLTU ini selalu menjaga harmonisasi antara setiap aktifitas yang kami lakukan dengan lingkungan sekitar stikholder maupun lingkungan alam menjaga supaya setiap aspek yang ada di ekosistem kita tetap terjaga dengan baik,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












