Kang Fahmi Serahkan Bantuan Program Stimulan Rumah Swadaya Prasejahtera: Rp 35 Juta Utuh, Jika Ada Pemotongan Laporkan

Senin, 12 September 2022 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi secara simbolis menyerahkan bantuan program stimulan rumah swadaya prasejahtera. Program ini didanai anggaran dana alokasi fisik dan APBD tahun anggaran 2022.

Acara tersebut berlangsung di Gedung Juang 45, pada Senin (12/9/2022). Kang Fahmi menegaskan, besaran dana yang diterima setiap penerima manfaat untuk perbaikan rumah tidak layak huni.  Besarannya Rp 35 juta dan disalurkan melalui Bank BJB tanpa ada potongan apapun.

“Ini sebagaimana aturan juklak juknis bahwa anggarannya harus sampai ke masyarakat. Para penerima tidak boleh ada potongan, jadi tadi sudah saya sampaikan kalau ada aparatur atau petugas yg melakukan pemotongan, laporkan karena akan kita proses dengan tegas,” kata Kang Fahmi.

Kang Fahmi mengatakan, tahun ini Pemkot Sukabumi membangun 537 rumah tidak layak huni dengan dana dari berbagai sumber anggaran. Hari ini yang dilakukan pada tahap satu, akan disalurkan pada 130 unit rumah warga dari sumber bantuan stimulan rumah swadaya.

“Mudah-mudahan sampai dengan akhir tahun 2022 ini 537nya selesai terbangun seluruhnya. Anggaran total seluruhnya Rp1,3 M kalo untuk per unitnya untuk skema BRSM ini adalah Rp 35 juta per unit,” terang dia.

Ia menuturkan, setahun lalu pada 2021 sebanyak 600 unit saluran tercapai, disaat kabupaten dan kota lainnya hanya mendapatkan jatah 300 unit. Sampai tahun 2023, pihaknya mentargetkan harus menyelesaikan 96,95 persen. Sementara tahun ini yang sudah terpenuhi adalah 98 persen. Itu artinya, melampaui target yang telah ditentukan.

“Pasca pandemi harus bergerak secara ekonomi, tidak mungkin kita bergerak secara optimal kalau tempat tinggal kita masih belum layak ditinggali. Semoga Mampu membuat bapak ibu semakin tumbuh perekonomiannya. Desember 2022 harus sudah selesai, sehingga nanti tahun baru sudah punya rumah baru yang nyaman,” tandasnya.

Adapun besaran dana yang diterima per unit tersebut akan dibagi pada dua kategori dalam penggunaannya, yakni Rp30 juta untuk material dan Rp 5 untuk upah.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah
Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan
Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎
Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi
Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali
Dorong Pemilih Cerdas Pemilu 2029, Heri Gunawan dan KPU Kota Sukabumi Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik
Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB