DPRD Bareng Bawaslu Bahas Persiapan Dana Cadangan Pilkada 2024

Kamis, 1 September 2022 - 14:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menggelar rapat dalam rangka permohonan hearing mengenai persiapan atau pengalokasian dana cadangan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 mendatang, Kamis (1/9/2022).

Rapat tersebut dilaksanakan di Gedung Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) di Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi dan di hadiri oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) yang diwakili oleh Asda III dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

“Hari ini Komisi I bersama Bawaslu melaksanakan rapat kerja untuk membahas pengalokasian dana cadangan untuk pemilihan daerah 2024 nanti, dan tadi pihak Bawaslu sudah mepresentasikan hal itu kepada kami,” ujar Yudha Sukmagara, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi.

Dirinya juga menjelaskan di beberapa tahun ke belakang hingga saat ini, ada banyak keterbasatan mengenai anggaran yang Kabupaten Sukabumi hadapi, salah satunya yaitu terkait inflasi.

“Sesuai surat dari pusat ada inflasi sekitar 2 persen yang akan di Crop Up atau dipotong di APBD nantinya,” jelasnya.

Lebih lanjut Politisi partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu menegaskan jika dirinya sepenuhnya menyerahkan pengelolaan dana cadangan tersebut ke TPAD, karena Pilkada itu wajib dilakukan.

Sementara itu, Teguh Harianto Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi mengatakan, selain membahas dana cadangan Pilkada 2024, rapat tersebut juga membahas kesiapan Pilkada 2024.

“Kami melakukan audensi kepada DPRD Kabupaten Sukabumi terkait pengelolaan dana cadangan Pilkada 2024 dan juga membahas kesiapan Pilkada tersebut,” tandasnya.

Reporter: Ardi Yakub | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Berita Terbaru