Lapuk Dimakan Usia, Dua Ruang Kelas SMP di Jampangtengah Ambruk

Jumat, 19 Agustus 2022 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dua bangunan ruang kelas SMP Negeri 1 Jampangtengah di Jl. Pramuka No.7, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi ambruk karena sudah lapuk dimakan usia.

Akibatnya, semua Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dialihkan ke ruang lainnya. Kondisi tersebut sudah berlangsung hampir tiga tahun terakhir ini.

Salah seorang guru, Iwan Riadi mengatakan, dua ruang kelas tersebut yaitu kelas 8E dan 8F. KBM Siswa di ruang kesenian dan ruang perpustakaan.

“Kondisinya sudah hampir tiga tahun ini. Khusus untuk dua ruang kelas itu sudah ambruk,” ujar Iwan kepada awak media, Jumat (19/8/22).

Untuk jumlah siswanya sambung Iwan, keseluruhan dari dua kelas tersebut ada 628. Rinciannya, kelas 8E sebanyak 59 siswa dan 8F 28 siswa.

Iwan menjelaskan, kejadian tersebut sudah dilaporkan bahkan Kepala Dinas Pendidikan pun sudah melihat kondisi sekolah. Bangunan ini dari tahun 1979, pernah beberapa kali rehab tapi tidak sampai atas, rehabnya hanya yang ringan ringan saja.

“Sudah dilaporkan rencana dibangun tahun 2023. Kerusakan ini karena sudah lama, kemudian rehab juga biasanya tidak sampai atas, paling bawahnya,” jelasnya.

Iwan merasa kerusakan tersebut mungkin karena posisi atapnya tinggi pertikal ditambah sudah lapuk dimakan usia, juga penyangga genting pun sudah keropos sehingga tidak stabil lagi. Jika dimusim hujan air masuk dan bocor sehingga merusak dinding dan kayu.

“Harapannya segera dilaksanakan pembangunan supaya siswa belajar lebih kondusif lagi, lebih aman dan lebih tenang,” tandasnya.

Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Berita Terbaru