JURNALSUKABUMI.COM – Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, menghadiri pembukaan Pelatihan Lapangan Administrator (PKA) angkatan 3 tahun 2022 Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), regional Bandung di Hotel Horison Kota Sukabumi, Selasa (14/6/2022).
Kegiatan tersebut bertujuan untuk studi lapangan bagi para administrator yang telah mengikuti PKA PPSDM di lingkungan Pemkot Sukabumi. Pelatihan itu diikuti oleh 40 peserta eselon 3, dari berbagai daerah seluruh Indonesia. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari, 13-15 Juni 2022.
Hadir pada kegiatan tersebut Kepala PPSDM Kemendagri Regional Bandung Belly Isnaeni, dan Kepala BKPSDM Kota Sukabumi Asep Suhendrawan. Pada kesempatan itu, Kang Fahmi menyampaikan ekspose selayang pandang secara keseluruhan mengenai Kota Sukabumi.
“Bersyukur dan terimakasih, telah memilih Kota Sukabumi menjadi lokasi (lokus) khusus pada pelaksanaan studi lapangan PKA PPSDM Kemendagri kali ini,” ucap Kang Fahmi.
Menurutnya, kegiatan tersebut dapat dikembang oleh para peserta dengan amati, tiru, dan modifikasi (ATM). Sehingga, bisa menjadi proses pembelajaran terbaik.
Lebih lanjut Kang Fahmi menyampaikan, terdapat sejumlah inovasi yang telah dirancang, dan dijalankan Pemkot Sukabumi dari berbagai bidang. Untuk meningkatkan pelayanan publik, seperti layanan kesehatan home care, ambulans sigap, dan puskesmas klinik sore.
Sedangkan pada bidang ekonomi, terdapat program Sukabumi Kelurahan Entrepreneurship Center (KECE) untuk membentuk wirausaha baru di kelurahan, dan Sukabumi Creative Hub (SCH). Serta program inovasi lainnya di bidang literasi, rumah singgah di Bandung, pembinaan keagamaan, dan lain sebagainya.
Kang Fahmi mengatakan, menurutnya inovasi harus berkolaborasi bukan hanya dengan SKPD tapi dengan berbagai pihak. Baik dari pihak swasta, maupun organisasi dan profesi. Lanjutnya, sehingga dapat mewujudkan tujuan pelayanan terbaik kepada warga.
Sementara, Kepala PPSDM Kemendagri Regional Bandung Belly Isnaeni menambahkan, peserta adalah para administrator yang mengikuti sekolah lapangan belajar. Apa yang menjadi inovasi di Pemkot Sukabumi, akan menjadi bahan studi lapangan. Yang mana terdapat tujuh peserta dari masing-masing komponen daerah yakni, Kota Bandung, Cilegon,Tanjung Pinang Kepri, Deli Serdang, Bengkayang, dan pemerintah pusat.
Lanjut Belly, mereka adalah pejabat administrator di bidangnya. Ia mengatakan, tujuannya berharap belajar mengambil ilmu untuk jadi inovasi di area perubahan sehingga tujuan tercapai.
Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mohammad Noor






