Disdagin Sebut Harga Cabai di Kab Sukabumi Merangkak Naik

Kamis, 2 Juni 2022 - 11:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi mencatat harga komoditas sejumlah bahan pokok penting (Bapokting) di sejumlah pasar mengalami kenaikan dan penurunan.

Kepala Disdagin Kabupaten Sukabumi Aam Ammar Hali melalui kepala UPTD Pasar Palabuhanratu Uus Heryanto, mengatakan harga cabai merah keriting di pasar Palabuhanratu terus merangkak naik. Kini harganya mencapai Rp 50 ribu per kilogram dari harga Rp 30 ribu per kilogram.

“Ada kenaikan harga cabai merah keriting Rp 20 ribu dari minggu sebelumnya,” ujar Uus Heryanto dalam keterangan yang diterima jurnalsukabumi.com, Kamis (2/6/22).

Kenaikan harga cabai merah keriting itu dibarengi dengan cabai lainnya, seperti cabai merah besar di kisaran harga Rp 45 ribu per kilogram, cabai rawit hijau di kisaran Rp 40 ribu per kilogram, cabai rawit merah di kisaran Rp 50 ribu per kilogram.

“Harga cabai itu masih terbilang mahal, mungkin karenakan tidak seimbangnya supply dan demand di setiap pasar,” terangnya.

Selain cabe rawit, bahan lainnya ikut alami perubahan harga. Misalnya untuk daging ayam ras turun Rp 4 ribu dari asalnya Rp 42 ribu menjadi Rp 38 ribu. Harga daging sapi pun turun Rp 5 ribu dari Rp 135 ribu menjadi Rp 130 ribu. Kemudian daging kerbau turun Rp 10 ribu dari asalnya 140 ribu menjadi 130 ribu. Sedangkan telur ayam ras masih di dikisaran Rp 29 ribu per kilogram.

Minyak goreng kemasan di pasar Palabuhanratu masih dijual Rp 25 ribu per liter, kemudian minyak goreng curah Rp 18 ribu per liter nya. Sedangkan bawang merah masih di jual dengan kisaran Rp 45 ribu per kilogram, namun bawang putih mengalami penurunan menjadi Rp 25 ribu per kilogram dari asalnya Rp 28 ribu per kilogram.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Koperasi PBMS Raih Bumi Untuk Sesama dari IJTI, 10 Rutilahu Jadi Bukti Kepedulian
POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216
SCG Dorong Penerapan Ekonomi Sirkular Indonesia sebagai Strategi Daya Saing Industri, Ubah Limbah Jadi Energi dan Produk Bernilai Tinggi
Lewat Sukabumi Expo 2026 BPR bidik UMKM lewat Kredit Priamas
Aktivasi TTE hingga Promosi UMKM, Diskominfosan Jadikan Stand Expo Ruang Komunikasi Publik
Cuma Rp50 Ribu Sudah Bisa Nabung, SiBarokah BPR Sukabumi Hadir di Sukabumi Expo
BPR Sukabumi Cibadak Bidik Ekspansi Kredit di Tengah Ekonomi yang Menantang
Deposito di BPR Sukabumi Terjamin Aman dan Bunga Lebih Menguntungkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 06:53 WIB

Koperasi PBMS Raih Bumi Untuk Sesama dari IJTI, 10 Rutilahu Jadi Bukti Kepedulian

Minggu, 20 September 2026 - 14:20 WIB

POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216

Jumat, 18 September 2026 - 16:48 WIB

SCG Dorong Penerapan Ekonomi Sirkular Indonesia sebagai Strategi Daya Saing Industri, Ubah Limbah Jadi Energi dan Produk Bernilai Tinggi

Minggu, 13 September 2026 - 14:22 WIB

Lewat Sukabumi Expo 2026 BPR bidik UMKM lewat Kredit Priamas

Minggu, 13 September 2026 - 13:52 WIB

Aktivasi TTE hingga Promosi UMKM, Diskominfosan Jadikan Stand Expo Ruang Komunikasi Publik

Berita Terbaru