Jenderal Dudung Uji Coba Senjata Berat di Ciracap, Jarak Tembak Hingga Ratusan KM

Jumat, 13 Mei 2022 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI, Dudung Abdurachman melihat latihan menembak senjata berat (latbakjatrat) terpadu di Lapang Cipaku, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jumat (13/5/2022).

Latihan penembakan senjata berat terpadu Pusat Kesenjataan Artileri Medan pada Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Pussenarmed Kodiklatad) TA 2022 diawali penembakan secara langsung Roket MLRS Astros II MK 6 milik Yonarmed 10 Kostrad dengan amunisi SS-60 dan SS-80 jarak 60 km baik single maupun triple.

Selain aksi MLRS Roket Astros, Pussenarmed mengerahkan Meriam 155 Caesar dan Meriam 155 mm M109 yang melibatkan satuan Yonarmed 9, 10, dan 13 Kostrad.

“Pada pagi hari ini saya melihat secara langsung latihan satuan Armed. Di sini saya melihat bagaimana keseriusan latihan baik menembak meriam 76, meriam 105, meriam 155 dan yang terakhir menembak roket Astros jarak 60, jarak 80 bahkan Astros ini bisa menembak jarak 300 kilometer,” kata Jendral Dudung kepada wartawan.

Menurut dia, keberhasilan latihan ini memberikan keyakinan kepada bangsa dan negara bahwa TNI Angkatan Darat profesional dan siap menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia serta mengantisipasi ancaman -ancaman yang timbul.

“Dengan keberhasilan dalam latihan penembakan ini, memberikan keyakinan kepada bangsa dan negara TNI AD profesional dan siap menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Latihan menembak dilakukan Pussenarmed Kodiklatat dimulai pada 10 hingga 14 Mei 2022 dengan melibatkan 414 orang. Sebanyak 414 orang tersebut terdiri dari penyelenggara 50 orang dan pelaku 364 orang.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Diduga Bakar Sampah, Api Membesar di Belakang Pabrik Saos Cibadak
MBG, Kopdes hingga Swasembada Jadi Sorotan, Sukabumi Sambut Pesan Prabowo
Polisi Ungkap Rantai Obat Terlarang Mulai Sasar Remaja hingga Pelajar di Sukabumi
Kasepuhan Ciptamulya Temui Sufmi Dasco, 9 Hektare Diproyeksikan Calon Kampung Adat Baru
15 Warga Sukabumi Tertahan di Kalimantan, Kolaborasi DPRD, Kapolres dan Bagong Mogok Buka Jalan Pulang
Konferprov PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Lawan Hoaks di Era Digital
Ribuan Label Cukai Ditemukan, Polisi Dalami Dugaan Miras Oplosan Berselimut Segel Baru
Dituntut Taat Pajak, Layanan Samsat Kini Dinilai Lebih Mudah, Warga Keluhkan Antrean Panjang

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Diduga Bakar Sampah, Api Membesar di Belakang Pabrik Saos Cibadak

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:03 WIB

MBG, Kopdes hingga Swasembada Jadi Sorotan, Sukabumi Sambut Pesan Prabowo

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Polisi Ungkap Rantai Obat Terlarang Mulai Sasar Remaja hingga Pelajar di Sukabumi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Kasepuhan Ciptamulya Temui Sufmi Dasco, 9 Hektare Diproyeksikan Calon Kampung Adat Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:42 WIB

15 Warga Sukabumi Tertahan di Kalimantan, Kolaborasi DPRD, Kapolres dan Bagong Mogok Buka Jalan Pulang

Berita Terbaru