Tatap Pemilu 2024, DPC PPP Kab Sukabumi Mulai Panaskan Mesin dan Ajengan Lembur

Minggu, 24 April 2022 - 07:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sukabumi, H. Dedi Damhudi menyebut sudah mempersiapkan langkah strategis matang dalam menatap Pemilu 2024.

Mantan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi periode 2014-2019 ini berkeinginan mengembalikan kejayaan PPP sebagai partai papan atas di masa lalu hingga tingkat bawah.

“Sejumlah strategi politik dalam menghadapi Pemilu 2024 tentunya telah kami siapkan. Agenda terdekatnya melakukan kegiatan muscab dalam rangka pembentukan 47 PAC hingga ranting se-Kabupaten Sukabumi,” ujar H. Dedi Damhudi, kepada jurnalsukabumi.com, Minggu (24/4/2022).

Ia menargetkan, dalam jangka waktu dua bulan semua struktur organisasi sampai ke tingkat ranting harus selesai dibenahi, agar kinerja partai ke depan lebih meningkat.

“Selama bulan Ramadan 1443 Hijriah, seluruh pengurus PAC se-Kabupaten Sukabumi harus sudah terbentuk. Sehingga, memasuki bulan Syawal tiap-tiap ranting pun sudah terbentuk pula,” terangnya.

Lanjut H. Dedi, setelah menyusun secara internal dan mesin partai sudah dipanaskan, baru concern kemenangan Pemilu 2024. “Target kita bagaimana bisa melahirkan di pusat satu kursi, provinsi satu kursi dan kabupaten delapan kursi,” tegasnya.

Di samping itu, meneruskan amanah DPW PPP Jawa Barat, seperti pada kegiatan Halaqoh Ajengan Lembur di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ahkam, Desa Gunungendut, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (20/4/2022) kemarin.

“Kita kembali ingatkan bahwa PPP dilahirkan oleh para alim ulama di berbagai kalangan baik itu NU, SI, Persis, Masumi dan lainnya. Dan segmentasinya PPP merupakan partai satu-satunya hingga saat ini yang masih berazaskan Islam,” terangnya.

Sesuai pesan Ketua DPW PPP Jawa Barat (Jabar) Ade Munawaroh Yasin dan Ketua DPP PPP Qomarudin Taher atau akrab disapa Kang Komeng dalam acara kemarin, asas PPP akan tetap Islam dan lambangnya akan tetap ka’bah. Hal itu menandakan parati ini hadir dengan perjuangan nilai-nilai Islam yang Rahmatan Lil Alamin.

“PPP lahir bukan karena ketokohan, bukan karena kepentingan pribadi, namun PPP lahir atas dasar kebutuhan bangsa Indonesia saat itu. PPP lahir untuk memperjuangkan nilai-nilai Islam dan keIndonesiaan,” tandasnya.

Perlu diketahui, selama Bulan Ramadan ini, DPC PPP Kabupaten Sukabumi juga telah menggelar kegiatan sosial dengan cara pembagian 2000 paket sembako bagi masyarakat. Kegiatan pertama digelar di Ponpes Darul Ahkam Kalapanunggal, Sukabumi, Rabu (20/4/2022). Dan lokasi kedua di Kecamatan Parakansalak, Sabtu (23/04/2022).

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Usulan Revitalisasi PAUD Mandek, Asep Rizwan Siapkan Dorongan ke Dinas Pendidikan
Leni Liawati Ungkap Dampak BPJS Nonaktif, Warga Sakit Terbebani Tunggakan Rp875 Ribu
Hamzah Gurnita Bongkar Keluhan Warga soal BPJS, Sudah Bayar Denda Masih Terbebani
KDM Sebut Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS, DPRD Ungkap Juknis RS Belum Jelas
Dana Bagi Hasil Provinsi Turun Rp7,4 Miliar, DPRD Dorong Anggaran Fokus ke Kebutuhan Warga
Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Petunjuk Teknis Layanan RS Tanpa BPJS
DPRD Sukabumi Bedah Evaluasi Gubernur, Arah Belanja Perubahan APBD 2026 Kembali Dibahas
Tiga Ancaman Wilayah di HUT ke-81, Dewan Hamzah Tarik Pesan Panglima TNI ke Sukabumi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Usulan Revitalisasi PAUD Mandek, Asep Rizwan Siapkan Dorongan ke Dinas Pendidikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Leni Liawati Ungkap Dampak BPJS Nonaktif, Warga Sakit Terbebani Tunggakan Rp875 Ribu

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Hamzah Gurnita Bongkar Keluhan Warga soal BPJS, Sudah Bayar Denda Masih Terbebani

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:57 WIB

KDM Sebut Bisa Berobat Gratis Tanpa BPJS, DPRD Ungkap Juknis RS Belum Jelas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Dana Bagi Hasil Provinsi Turun Rp7,4 Miliar, DPRD Dorong Anggaran Fokus ke Kebutuhan Warga

Berita Terbaru