SKP Dirikan Warung Sembako dan Biaya Pendidikan Bagi Tiga Anak Piatu di Nagrak

Kamis, 14 April 2022 - 02:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Komunitas Sahabat Kristiawan Peduli (SKP) Indonesia memberikan bantuan berupa warung sembako bagi Mak Atikah, nenek dari tiga anak piatu di Kampung Cisadaria RT. 05/02 Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (13/04/2022).

Tak hanya itu, komunitas yang dikenal aktif dalam berbagai aksi sosial ini pun memberikan bantuan biaya pendidikan untuk tiga cucunya dan dua unit mesin jahit yang bisa dimanfaatlan Mak Atikah.

“Kami ingin memberikan bantuan yang sifatnya tidak sementara. Sehingga, tersirat lah bantuan warung sembako, biaya pendidikan dan bantuan mesin jahit,” ujar Founder SKP Indonesia, Krsitiawan Saputra, kepada jurnalsukabumi.com.

Lanjut dia, bantuan tabungan pendidikan ini direncanakan hingga mereka bisa mengemban ilmu hingga tingkat SMP. Karena, dari tiga anak tersebut ada yang sudah masuk SD.

“Insya Allah, ketiga anak piatu ini kita support pendidikannya juga. Dari total keseluruhan bantuan yang digulirkan SKP Indonesia ini sebesar Rp 60 juta,” jelasnya.

Kristiawan berharap bantuan ini dapat digunakan sebaik-baiknya dan bisa bermanfaat bagi menopang perekonomian keluarga Mak Atikah bersama tiga orang anak piatu.

“Kita juga akan kontrol bagaimana perkembangan warung, pendidikan hingga usaha jahit Mak aktikah ke depannya. Bila perlu, untuk order jahitnya pun kita giring pula,” tandasnya.

Sementara itu, Mak Atikah yang makin dibuat kaget oleh SKP Indonesia ini pun tak menyangka sama sekali, jika dirinya dan keluarganya mendapat bantuan tersebut.

“Sangat berterima kasih kepada Pak Kristiawan yang sudah peduli dari awal hingga saat ini. Bahkan impian untuk biaya pendidikan pun kini terkabul. Sekali lagi terima kasih pak,” singkatnya.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

25 Juli Jadi Penentu, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua KNPI Palabuhanratu
KNPI Minta Perusahaan Bersinergi, Tekan Pengangguran dengan Mengutamakan Tenaga Kerja Lokal Sukabumi
Kejar Target Presiden, Sukabumi Ubah Cara Bertani: Dari Sawah Konvensional ke Pertanian Modern
PLARA FEST 2026 Siap Hidupkan Palabuhanratu, 20 Sanggar Seni hingga Remember of Today Tampil
Retribusi Rp7.500 per bulan, DLH Sukabumi Tegaskan Pengangkutan Sampah Harus Lewat MOU
IGD Baru RSUD Palabuhanratu Disiapkan, Layanan Darurat Sukabumi Ditarget Lebih Cepat dan Optimal
Jaga Terumbu Karang hingga Biota Laut, Indonesia Power Perkuat Komunitas PENYU
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:38 WIB

25 Juli Jadi Penentu, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua KNPI Palabuhanratu

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:08 WIB

KNPI Minta Perusahaan Bersinergi, Tekan Pengangguran dengan Mengutamakan Tenaga Kerja Lokal Sukabumi

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:50 WIB

Kejar Target Presiden, Sukabumi Ubah Cara Bertani: Dari Sawah Konvensional ke Pertanian Modern

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:37 WIB

PLARA FEST 2026 Siap Hidupkan Palabuhanratu, 20 Sanggar Seni hingga Remember of Today Tampil

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:31 WIB

Retribusi Rp7.500 per bulan, DLH Sukabumi Tegaskan Pengangkutan Sampah Harus Lewat MOU

Berita Terbaru