RSUD R. Syamsudin S.H, Resmi Berlakukan Pendaftaran Online, Keuntungannya?

Selasa, 22 Maret 2022 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – RSUD R. Syamsudin S.H, resmi memberlakukan pendaftaran secara online sejak 1 Februari 2022. Hal itu disampaikan oleh Kabag Umum dan Kepegawaian, Supriyanto kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (22/3/22).

Menurutnya, pendaftaran secara online memiliki beberapa keuntungan, baik dari sisi waktu maupun kecepatan dalam  proses pelayanan.

“Pendaftaran secara online, memudahkan pasien untuk memperoleh layanan. Dari sisi administrasi keuangan rumah sakit, juga tersusun dengan rapi.
Selain itu, juga untuk menghindari kebocoran atau  pembayaran di luar regulasi,” tegasnya.

Bagaimana pasien bisa mendaftarkan diri melalui Mobile JKN. Kalau pasien punya aplikasi peserta BPJS, lewat aplikasi ini, bisa daftar dengan menggunakan rujukan seperti semula.

“Sebelumnya, pasien mendaftarkan diri dengan menyertakan foto copy KTP dan KK. Misalnya, dari Puskesmas Ciaul dirujuk ke RS Hermina, dari Hermina dirujuk ke kita. Otomatis dia sudah punya rujukan ke  R. Syamsudin,” ujarnya.

Jika pilihannya ke R. Syamsudin, tinggal klik poliklinik yang dituju. Maka secara otomatis namanya sudah terdaftar. Setelah terdaftar, dia tinggal check-in ada kios, scan kartu BPJS miliknya. Jadi chek-list itu hanya untuk memastikan bahwa dia hadir, tambahnya.

Sistem baru ini juga  memudahkan rumah sakit, bisa mengantisipasi jumlah pasien pada setiap harinya. Terkadang  dokter juga tidak selalu sehat, termasuk beberapa dokter spesialis.

Keuntungan lainnya adalah kecepatan layanan. Biasanya kalau datang secara fisik pasien memilih nomor terendah. Tapi kalau sekarang lewat aplikasi HP saja bisa langsung chek-in di depan ruang poliklinik sesuai rujukan.

Dengan sistem pendaftaran baru ini, tidak akan terjadi lagi penumpukan pasien baik di depan loket pendaftaran maupun di depan ruang poliklinik. Sehingga tidak menciptakan kerumunan-kerumunan yang dapat meningkatkan penyebaran angka Covid-19.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran
Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes
Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki
Korban Jiwa Kembali Berjatuhan, Tambang Ilegal Masih Marak di Sukabumi
Lilin saat Listrik Padam Berujung Petaka, Tiga Bocah Meninggal dalam Kebakaran di Sukabumi
Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:56 WIB

Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:48 WIB

Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:03 WIB

Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIB

Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki

Berita Terbaru