Travel Terguling di Jalur Geopark Ciletuh, Satu Meninggal Tujuh Luka-luka

Minggu, 27 Februari 2022 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah Mikrobus Isuzu Nomor Polisi T 7284 DA pengangkut rombongan dari Jakarta terguling di Tanjakan Dini, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (26/2/2022).

Kendaraan berjenis travel tersebut melaju dari arah Geopark Ciletuh menuju Loji Palabuhanratu, namun sesampainya di tanjakan dini sopir tidak bisa mengendalikan kendaraannya hingga terguling ke sebelah kiri jalan.

“Kejadian itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, kendaraan dikemudikan oleh Supinda (45) kurangnya menguasai medan jalan sehingga tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya,” kata Kasat lantas Polres Sukabumi, AKP Bagus Yudo Setyawan melalui Kanit Gakum, Ipda M. Yanuar Fajar.

Akibat kejadian itu, lanjut Fajar, kendaraan yang membawa 15 orang penumpang harus di larikan ke RSUD Palabuhanratu karena mengalami luka- luka.

“Dari 16 orang itu, satu meninggal dunia dan tujuh mengalami luka ringan,” terangnya.

Terpisah, Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu Billy Agustian menerangkan, seluruh korban sudah di tangani pihak RSUD, dan kini sedang menjalani perawatan intensif.

Data korban sendiri yang mengalami luka yaitu :
1. Maikel (L) warga Puri Kartika Ciledug Tanggerang sobek di bahu kiri, lecet kanan kiri.
2. Susmiati (P) warga Kecamatan Bantar Manggu, Banjarnegara memar ditangan kiri.
3. Dina Giovani Utami (P) warga Villa Bogor Indah Bogor luka lecet ditelinga kiri.
4. Vivin Noviati (P) warga jalan Belitung Baranang siang Bogor sobek ditangan kiri.
5. Fahruroji warga Kp. Purworejo ds. Karang Anyar – Purworejo.
6. Nurliswina warga kp. Kebon Kalapa ds. Cimandala, Sukasari Bogor.
7. Nunik warga jl. Pisangan baru III Matraman Jakarta Timur (luka ringan).
8. Mohamad Hasanudin warga jl. Pisangan Baru III Matraman Jakarta Timur
9. Afsa Aqeela asal kec.matraman Jakarta timur.
10. Eva Sari asal Jatinegara – Jakarta Timur (luka ringan)
11. Putty Jela asal kp. Pasar Lama kec. Bojong Gede kab. Bogor
12. Anadiah Nuraini asal kp. Susukan kel. Susukan Bojong Gede kab. Bogor
13. Susi Susmiati (luka ringan)
14. Cici, Kebon Jeruk, Jakarta
15. M Bilal asal Jalan Pisangan, Matraman Jakarta Timur (Meninggal Dunia)

“Korban laka travel di tanjakan dini sudah masuk IGD Palabuhanratu pada pukul 19.00 WIB,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 
Jelang Akhir Libur Panjang, Arus Kendaraan Exit Tol Parungkuda-Sukabumi Padat Merayap
Dua Perusahaan Tambang di Sukabumi Didesak Bertanggung Jawab, Hak Ratusan Pekerja Belum Tuntas
Palabuhanratu Identik Kota Ikan, Kini Nelayan Justru Makin Sulit Mendapat Tangkapan
Perairan Sukabumi Diawasi Ketat Tangkal Migran Gelap hingga Kejahatan Lintas Negara
Pantai Karang Pamulang Dinilai Kian Kumuh, Wisatawan Asing Batalkan Pesanan Hotel 
Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an Jadi Ikhtiar Perluas Syiar Islam di Sukabumi
Terminal Tipe B Palabuhanratu Jadi Potret Buram Infrastruktur Penyangga Wisata Sukabumi

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:13 WIB

Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:02 WIB

Jelang Akhir Libur Panjang, Arus Kendaraan Exit Tol Parungkuda-Sukabumi Padat Merayap

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Dua Perusahaan Tambang di Sukabumi Didesak Bertanggung Jawab, Hak Ratusan Pekerja Belum Tuntas

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:50 WIB

Palabuhanratu Identik Kota Ikan, Kini Nelayan Justru Makin Sulit Mendapat Tangkapan

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:19 WIB

Perairan Sukabumi Diawasi Ketat Tangkal Migran Gelap hingga Kejahatan Lintas Negara

Berita Terbaru