Distan Sukabumi Bakal Jadikan ‘Jagung’  Brand Daerah Sukabumi

Senin, 10 Januari 2022 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi (Pemkab) Sukabumi melalui Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi bakal menjadikan komoditas jagung sebagai brand daerah.

Hal ini sesuai dengan apa yang diinisiasi kan oleh Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri yang mendorong jagung jadi ikon Sukabumi.

Hal ini disikapi pemda dengan membuat rencana pembangunan Gudang Jagung di Wilayah Kabupaten Sukabumi. Iyos menerangkan, keberadaan gudang jagung ini sangat dibutuhkan untuk penyimpanan terutama saat produksi jagung melimpah.

Di mana gudang jagung tersebut bisa menjaga kualitas produksi sekaligus membantu stabilitas harga komoditi serta  menjaga ketahanan pangan.

Menurut Iyos, untuk mencukupi kebutuhan jagung perlu analisis yang matang serta kolaborasi antara Dinas Ketahanan Pangan dengan Dinas Pertanian serta analisisis para ahli pertanian.

” Sehingga nantinya akan menghasilkan produk jagung berkualitas dan akan menjadi brand Kabupaten Sukabumi,” katanya.

Di sisi lain, produksi target tanam untuk jagung juga naik pada tahun ini. Di mana pada 2022 ini target tanam jagung 16.464 hektare dan 2021 hanya 16.141 hektare.

Selain jagung, komoditas lainnya yang digenjot adalah padi dan kedelai. “Pada 2022 tanam padi ditargetkan mencapai 149.191 hektare,” ujar Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Denis Eriska.

Sementara pada 2021 tanam padi hanya seluas 146.266 hektare, sehingga ada kenaikan 2.925 hektare. Selain padi dan jagung lanjut Denis, target tanam untuk kedelai juga naik.target tanam Kedelai juga naik menjadi 7.988 hektare. Sedangkan pada 2021 target tanam edelai 7.831 hektare.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi
Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi
Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas
Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit
Dua Institusi Bersinergi, Kapolres Sukabumi Kota Sambangi Makodim 0607
Siapa Sangka! Bangunan yang Tampak Kumuh Ini Ternyata Dapur MBG, Warga Mengaku Terkejut
Bertaruh Nyawa di Laut, GISLI Bangun Kesadaran Keselamatan Nelayan Sukabumi
Hari Pertama Masuk Sekolah, Dapur MBG di Sukabumi Kembali Beroperasi Penuh Siapkan Menu Bergizi

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:52 WIB

Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:38 WIB

Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:46 WIB

Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:36 WIB

Dua Institusi Bersinergi, Kapolres Sukabumi Kota Sambangi Makodim 0607

Berita Terbaru