JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyiapkan dua opsi tempat relokasi warga penghuni lahan milik PT Pertamina di Kampung Rawa Kalong, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Kampung Sampalan yang semula jadi lokasi relokasi, berganti menjadi lahan milik IPB dan Cikeong.
Lurah Palabuhanratu, Hendriana, mengungkapkan alasan perubahan rencana lokasi relokasi. Rencana awal mendapat penolakan dari warga Sampalan.
“Warga keberatan kalau warga yang mayoritas pemilik usaha pengolahan ikan asin ini di pindah kesana. Khawatir timbul bau,” kata Hendriana kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (8/2/2022).
Alasan lain adalah terkait akses air bersih di Kampung Sampalan yang dinilai agak sulit. Penolakan juga dikarenakan keinginan warga yang akan direlokasi untuk membangun gudang pengolahan ika sebelum adanya relokasi.
“Terkait penolakan sebetulnya sudah kita berikan pemahaman terkait warga, mereka mengharapkan pembangunan itu dilakukan dulu sebelum relokasi. Sementara ini kita kan dikejar-kejar deadline karena memang para pengasin ini harus sudah terelokasi disisa waktu yang memang tinggal dua mingguan,” terangnya.
Dengan waktu singkat, kata Hendri, pembangunan gudang ikan tidak dapat dikerjakan. Pemerintah butuh proses, anggaran tidak dapat dicairkan secara langsung.
“Sementara untuk pembangunan itu sendiri jadi kita kan diberikan waktu terbatas, rencananya kita bakal dorong juga melalui kerjasama CSR pertamina nah itu tentu saja memakan waktu tidak sebentar, tidak serta merta langsung kita bisa membangunkan disana kan ada prosesnya,” Jelas lurah.
Kekinian, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui, Kabag SDA, Dinas Kelautan dan Perikanan, beserta unsur kecamatan Palabuhanratu berinisiatif merelokasi ke lahan Institut Pertanian Bogor (IPB) yang tak jauh dari lokasi lahan PT Pertamina.
“Nah alternatif kita ambil sementara direncanakan relokasi ke lahan IPB, namun demikian kita perlu komunikasi lebih lanjut dengan pihak pihak IPB. klo memang relokasi di tempat IPB itu dirasa terkendala juga rencana relokasi ke Cikeong, Desa Cimanggu,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor












