JURNALSUKABUMI.COM – Sembilan orang pelajar madrasah yang berada di wilayah Kelurahan/Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, terkonfirmasi positif Covid-19.
Dari informasi yang di himpun Jurnalsukabumi.com, diketahui Siswa Madrasah Sukabumi mengikuti kegiatan Pramuka.
Kepala PKM Surade, dr Beti, membenarkan informasi tersebut. Awalnya sekolah tersebut mengutus muridnya untuk mengikuti kegiatan Pramuka. Para siswa diketahui positif covid-19 setelah mengikuti tes swab antigen usai kegiatan Pramuka. Saat itu dua orang siswa positif Covid-19.
“Setelah hasilnya positif maka Tim GGTP Covid-19 PKM Surade mengkonfirmasi ke pihak sekolah dan meminta izin untuk melakukan tes swab antigen terhadap 27 orang satu wali kelas sedangkan sisanya muridnya yang mengikuti kegiatan tersebut,” jelasnya.
Dengan begitu sambung dia dari hasil pemeriksaan 27 orang itu terdapat 7 orang siswa lainnya yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan keterangan 2 orang datanya masuk ke PKM Surade, PKM Ciracap 2 orang, PKM Buniwangi 2, orang, PKM Waluran 2 orang, PKM Tamanjaya jadi jumlah seluruhnya 9 orang.
“Semua pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, saat ini kondisinya stabil karena sudah divaksinasi tidak terdapat keluhan apapun dan pasien dalam proses Isolasi mandiri sudah berjalan 7 hari di rumahnya masing-masing di bawah pengawasan GGTP Covid-19 tingkat Kecamatan,” ucapnya.
Kepala Puskesmas Surade menambahkan pihaknya mendapatkan anjuran dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi agar kasus terkonfirmasi positif Covid-19 para siswa tersebut hasil tesnya sudah dikirim ke Bandung akan dilanjutkan ke Labkesda Provinsi Jawa Barat, sedangkan untuk hasil varian virus Covid-19 belum keluar.
“Saya himbau agar masyarakat lebih memperkerat prokesnya dan juga yang belum di vaksinasi agar segera dilakukan vaksinasi Covid-19,” pungkasnya.
Sementara itu Camat Surade Chaerul Ichwan mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sukabumi dan Pusat Kegiatan Mengajar (PKM) Surade.
“Saya selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19, untuk sementara akan melakukan penutupan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sampai beberapa hari kedepan kemungkinan diperpanjang.” tandasnya.
Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor












