JURNALSUKABUMI.COM – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sukabumi, Asep Abdul Wasit, mengimbau kepada seluruh elemen warga untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS sejak dini.
“Cegah penyakit mematikan itu sejak dini. Akses layanan untuk semua. Kabupaten Sukabumi akan lebih baik tanpa HIV/AIDS,” kata Asep Abdul Wasit, dalam peringatan Hari AIDS Se-Dunia (HAS).
Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, di Kabupaten Sukabumi sejak 2004 sampai 2021, tercatat 1.001 orang warga terinfeksi human innocence virus/acquired immunodeficiency syndrome alias HIV/AIDS. HIV adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh manusia.
Dalam penyebarannya, virus ini menginfeksi dan menghancurkan jenis sel darah putih di dalam tubuh sehingga daya tubuh memburuk dan rentan diserang penyakit.
Hasil penelitian dan beberapa hasil survei menunjukkan bahwa penyebab penularan HIV/AIDS terjadi melalui hubungan seks bebas di kalangan muda, komunitas pekerja seks, dan pelajar.
Pada 1 Desember 2021, WHO menyerukan para pemimpin global dan warga dunia untuk bersatu menghadapi ketidaksetaraan yang mendorong AIDS dan untuk menjangkau orang-orang yang saat ini masih belum menerima layanan pengobatan HIV.
Selama 2021 di Kabupaten Sukabumi, ditemukan
79 kasus HIV/AIDS baru. Data tersebut diambil dari Sistem informasi HIV dan AIDS atau SIHA Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi. Dimana dari temuan kasus itu, didominasi oleh warga berusia 25 hingga 49 tahun penularannya melalui transmisi seksual (seks bebas).
Redaktur: Usep Mulyana






