Tiga Pelajar SMP sok Jagoan Ditangkap Polisi di Kota Sukabumi, Bawa Samurai dan Gergaji

Senin, 6 Desember 2021 - 19:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Polres Sukabumi Kota berhasil mengamankan tiga orang pelajar SMP yang diduga akan melakukan aksi tawuran.

Mereka diamankan di Jl R. Syamsudin SH Kota Sukabumi, tepatnya di depan Kantor Balai Kota Sukabumi sekitar pukul 13.10 WIB, Senin (16/12/2021). Pada saat diamankan, mereka kedapatan membawa sajam jenis samurai dan gergaji.

“Personil kami berhasil mengamankanĀ  pelajar yang diduga hendak akan melakukan aksi tawuran,” kata Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Zainal Abidin, melalui Humas Polres Sukanumi Kota Iptu Astuti.

Dia menjelaskan, awal kronologi penangkapan itu. Bermula ketika sekelompok pelajar SMP yang berada di Kabupaten Sukabumi, usai pulang sekolah akan berencana melakukan penyerangan ke sekolah yang berada di wilayah Ir. H Djuanda dengan mengendarai sepeda motor berboncengan tiga orang.

Mereka melintas layaknya jagoan, mengacung-acungkan senjata tajam kepada empat pelajar sekolah lain yang sedang berada di warung.

“Namun saat melintas di balai kota ketiga pelajar yang mengendarai sepeda motor tersebut diberhentikan petugas lalu lintas. Setelah digeledah kedapatan membawa Sajam jenis samurai dan gergaji dan langsung diamakan ke Polsek Cikole,” jelasnya.

Saat ini dia menambahkan jajaran nya berhasil mengamankan para pelajar dan barang bukti sajam ke Mapolres Sukabumi Kota untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Saat ini sudan di Mapolres dan sudah ditangani oleh jajaran kami,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir
Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Berita Terbaru