Kejari Kembali Kibarkan Jabinsa di Kecamatan Ciambar dan Caringin

Kamis, 2 Desember 2021 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bidang Tindak Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi, kembali mengibarkan program Jaksa Bina Desa (Jabinsa) di Kecamatan Ciambar dan Caringin. Acara digelar dua sesi, pagi di Desa Ciambar dan siang di Desa Caringin Kulon, Kamis (2/12/21).

Kasi Tindak Pidana Umum Kejari Sukabumi, Jaksa Muda Dimas Indra Gunawan mengatakan, dia dan dua jaksa bidang Pidum lain Ferdi Setiawan dan Aji, blusukan untuk mensosialisasikan program yang berkaitan dengan persolan hukum. Sekaligus untuk mengenalkan kembali kiprah Kejaksaan kepada masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Lanjut dia, Program Jabinsa adalah sarana bagi insan kejaksaaan untuk lebih proaktif turun ke masyarakat. Salah satunya, ntuk menerima pengaduan atas segala permasalahan yang dihadapi.

“Kami akan mendengarkan segala keluhan, pengaduan dan permasalahan-permasalahan apapun di masyarakat untuk mendapatkan solusi terbaik. Artinya banyak hal yang bisa dikerjakan bersama untuk menciptakan sinergitas antara kejaksaan dan komponen masyarakat di daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ciambar Suparkah, mengucapkan banyak terima kasih kepada Kejari Kabupaten Sukabumi. Dengan adanya program tersebut dapat mempererat silaturahmi dan mendekatkan antara masyarakat dan institusi Kejaksaan.

“Terima kasih telah memberikan materi tentang hukum dan norma-normanya, sehingga masyarakat benar-benar melek hukum. Saya berharap ke depannya program ini bisa terus dilaksanakan,” ungkapnya.

Sementara ditemui terpisah, Camat Caringin, Anwari menjelaskan, data vaksin di Kecamatan Caringin mencapai 53,14 %. dari target 34 ribu orang. Awal Bulan Desember, setelah melakukan revisi dengan Dinas Kependudukan dapat tambahan target menjadi 40.050.

“Dari jumlah 40.050 kalau dirata-ratakan baru mencapai 40%. Untuk mencapai target 70%, masih kekurangan 13.500. Maka untuk mencapai target itu, membutuhkan upaya-upaya capaian vaksinasi dan akan kroscek data itu. 40.050 itu data yang dikeluarkan dinas kesehatan,” jelasnya.

Reporter: Ifan | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Dugaan Hubungan Terlarang Oknum Guru dan Istri Orang di Kalibunder, Polisi Mulai Periksa Saksi
Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan
Rekonstruksi Ungkap Fakta Baru, Pelaku Tusuk Leher Korban Pakai Obeng
Guru Ngaji Terduga Pelaku Pencabulan Ditangkap di Banten, Pelarian AC Berakhir di Cibeber
Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Suami Bongkar Dugaan Perselingkuhan di Kalibunder, Oknum Guru Dilaporkan ke Polisi
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Kuasa Hukum Teni Ridha Shi Ajukan Eksepsi, Minta Surat Dakwaan Batal Demi Hukum

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Dugaan Hubungan Terlarang Oknum Guru dan Istri Orang di Kalibunder, Polisi Mulai Periksa Saksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Rekonstruksi Ungkap Fakta Baru, Pelaku Tusuk Leher Korban Pakai Obeng

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Guru Ngaji Terduga Pelaku Pencabulan Ditangkap di Banten, Pelarian AC Berakhir di Cibeber

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB