Perempuan di Sukabumi Tewas dengan Kepala Terputus di Rel Kereta Api

Kamis, 25 November 2021 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seorang perempuan berinisial J (40) tewas mengenaskan di perlintasan rel kereta api jurusan Sukabumi – Cianjur tepatnya di Jalan Sikib RT. 02/10, Kelurahan Nangleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.

Salah satu Saksi mata, Risman (27) mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 23.00 WIB, Rabu (24/11/2021) malam tadi. Ia mengaku saat kejadian, dirinya sedang membereskan burung peliharaannya, lalu ada kereta api dari arah Cianjur-Sukabumi yang melintas dengan membunyikan suara klakson cukup panjang.

“Sebelum kejadian, saya sempat menyuruh korban untuk menghindar dari di rel. Namun dia seolah tidak menghiraukan, sehingga terjadi kecelakaan itu,” kata Risman kepada Jurnalsukabumi.com di lokasi kejadian, Kamis (25/11/2021).

Lanjut dia, setelah kereta api melintas dirinya langsung memastikan kejadian tersebut. Dan sesampai di lokasi itu korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan kepala sudah putus dari tubuhnya.

“Korbannya perempuan. Kepalanya pun terputus dan keluar dari bantaran rel kereta api,” jelasnya.

Lanjut Risman, setelah itu dirinya langsung meminta pertolongan kepada Pak Dadang yang sedang melakukan ronda malam. Warga pun dengan seketika berkumpul tapi tidak berani untuk mengevakuasi korban.

“Tak lama kemudian aparat kepolisian datang ke lokasi untuk mengevakuasi korban. Selain kepala putus, dua jari tangan korban pun sempat hilang dan sudah ditemukan,” tutup Risman.

Hingga berita ini ditayangkan, di lokasi kejadian sudah dipasang garis polisi. Untuk keterangan lebih lanjut, motif atau latarbelakang kejadian ini pun masih pendalaman Aparat Kepolisian Satuan Kecelakaan Lalu lintas Polres Sukabumi Kota.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru