JURNALSUKABUMI.COM – Satim dan Samidi, dua orang nelayan di Kecamatan Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, menjadi korban pembacokan orang tidak dikenal secara brutal.
Informasi yang dihimpun, peristiwa pembacokan atau kekerasan dengan senjata tajam itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, di Kampung Pelita tidak jauh dari jalan Siliwangi, Kamis (14/10/2021).
Dari keterangan saksi mata yang berada di lokasi, aksi itu terjadi di tengah keramaian, pada saat itu korban sempat memberikan perlawanan, naas kedua orang itu terluka serius akibat serangan senjata tajam pelaku yang berjumlah satu orang.
“Secara tiba-tiba ada motor menghampiri korban, satu dari tiga orang itu membawa golok dan langsung membacok secara brutal, sempat ada yang melerai namun malah terkena bacokan juga,” kata saksi mata DH (34) kepada jurnalsukabumi.com.
Melihat banyak orang yang mendekati, kata dia pelaku bergegas kabur bersama kedua orang rekannya menggunakan sepeda motor. Pada saat itu sempat ada yang mengejar namun kendaraan itu melaju kencang.
“Padahal jam kejadian itu pada saat ramai, bahkan banyak kendaraan yang lalu lalang juga, setelah membaco pelaku langsung lari ke cipatuguran,” terangnya.
Sementara itu Kasatreskrim Polres Sukabumi, AKP Rizka Fadhila membenarkan hal tersebut. Dirinya mengatakan korban merupakan nelayan.
“Bukan (geng motor), korbannya nelayan bernama Samidi dan Satim keduanya nelayan. Informasi sementara pelaku tiba-tiba mendatangi korban dan melakukan pembacokan, pelakunya satu orang,” jelas Rizka.
Rizka mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut. Korban sendiri masih mendapatkan penanganan medis di RSUD Palabuhanratu.
“Kita masih melakukan pemeriksaan penyelidikan, kejadian sekitar pukul 16.30 WIB, motif masih pemeriksaan dan korban masih mendapat penanganan medis,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












