Dibacok Orang Tidak Dikenal, Dua Korban Dilarikan ke RSUD Pelabuhanratu

Kamis, 14 Oktober 2021 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Satim dan Samidi, dua orang nelayan di Kecamatan Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, menjadi korban pembacokan orang tidak dikenal secara brutal.

Informasi yang dihimpun, peristiwa pembacokan atau kekerasan dengan senjata tajam itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, di Kampung Pelita tidak jauh dari jalan Siliwangi, Kamis (14/10/2021).

Dari keterangan saksi mata yang berada di lokasi, aksi itu terjadi di tengah keramaian, pada saat itu korban sempat memberikan perlawanan, naas kedua orang itu terluka serius akibat serangan senjata tajam pelaku yang berjumlah satu orang.

“Secara tiba-tiba ada motor menghampiri korban, satu dari tiga orang itu membawa golok dan langsung membacok secara brutal, sempat ada yang melerai namun malah terkena bacokan juga,” kata saksi mata DH (34) kepada jurnalsukabumi.com.

Melihat banyak orang yang mendekati, kata dia pelaku bergegas kabur bersama kedua orang rekannya menggunakan sepeda motor. Pada saat itu sempat ada yang mengejar namun kendaraan itu melaju kencang.

“Padahal jam kejadian itu pada saat ramai, bahkan banyak kendaraan yang lalu lalang juga, setelah membaco pelaku langsung lari ke cipatuguran,” terangnya.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Sukabumi, AKP Rizka Fadhila membenarkan hal tersebut. Dirinya mengatakan korban merupakan nelayan.

“Bukan (geng motor), korbannya nelayan bernama Samidi dan Satim keduanya nelayan. Informasi sementara pelaku tiba-tiba mendatangi korban dan melakukan pembacokan, pelakunya satu orang,” jelas Rizka.

Rizka mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut. Korban sendiri masih mendapatkan penanganan medis di RSUD Palabuhanratu.

“Kita masih melakukan pemeriksaan penyelidikan, kejadian sekitar pukul 16.30 WIB, motif masih pemeriksaan dan korban masih mendapat penanganan medis,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan
Suami Bongkar Dugaan Perselingkuhan di Kalibunder, Oknum Guru Dilaporkan ke Polisi
Gempa M4,1 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Tak Kuat Menanjak, Truk Kayu Terguling di Cibangban Sukabumi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Berita Terbaru