Kisah Mistis Situ Batukarut di Sukaraja: Mahluk Putih Raksasa, Tempat Ritual, dan Permintaan Tumbal

Minggu, 3 Oktober 2021 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ramdan Aliansyah, seorang remaja berusia 18 tahun tenggelam di Situ Batukarut, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi dan hingga sore hari belum ditemukan, Minggu (3/10/2021). Rupa-rupanya, kawasan Situ Batukarut punya kisah mistis tersendiri setidaknya di mata warga setempat.

Seperti yang diungkapkan Burhan (67), salah satu tokoh masyarakat Kampung Selakopi, tak jauh dari Situ Batukarut. Burhan mengatakan, Situ Batukarut masih kental dengan aura mistis.

Menurutnya, meski zaman sudah berubah, lokasi Situ Batukarut menjadi tempat ‘spesial’ bagi sebagian kalangan. Kerap ditemukan orang-orang menggelar ritual di sekitar Situ Batukarut.

“Ritual-ritual gaib mungkin ya, mereka bakar kemenyan dan sebagainya. Tapi itu juga enggak sering, cuman ada aja kadang-kadang,” ujar Burhan kepada jurnalsukabumi.com.

Kawasan Situ Batukarut dipercaya dihuni oleh mahluk gaib sebagai penunggunya. Yang tak asing di telinga warga setempat adalah mahluk gaib putih raksasa yang konon beberapa kali terlihat bergelantungan di pohon-pohon sekitar area situ.

“Beberapa orang pernah lihat. Putih besar, gelantungan di pohon dekat mushola,” tuturnya.

Di sisi lain, Burhan juga mengatakan ada pula mahluk gaib yang meminta tumbal. Mitos yang beredar di masyarakat adalah, selalu saja ada korban jika wisatawan memberanikan diri berenang di situ.

Peristiwa yang menimpa Ramdan, lanjut Burhan, bukan kali pertama. Dulu, ada pula dua orang mahasiswa dari Bandung yang tenggelam saat berenang di Situ Batukarut.

“Seingat saya kalau dihitung ada sekitar delapan orang yang meninggal saat berenang di sini,” kata Burhan.

Lebih lanjut Ramdan menjelaskan sekilas sejarah Situ Batukarut. Situ ini dibangun sekira tahun 1970.

Dulunya, kawasan situ adalah hutan dengan pohon rindang. Burhan mengatakan, di dasar danau juga masih ada jembatan kecil, dan penggilingan padi.

“Kalau sekarang selain jadi lokasi penampungan air PDAM, juga jadi tempat wisata. Banyak juga yang mancing di sini,” pungkasnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda
Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026
MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan
Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:19 WIB

Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:19 WIB

Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:33 WIB

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:10 WIB

MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB