JURNALSUKABUMI.COM – Deskranasda Kabupaten Sukabumi menggelar pameran gelar karya potensi industri kreatif usaha kecil mikro dan menengah serta IKM batu mulia. Pameran dalam rangka memperingati hari jadi ke-151 Kabupaten Sukabumi ini diselenggarakan di Dekranasda, Jalan Komplek Gelanggang Olahraga Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Selasa (28/09/2021).
Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri, mengatakan pameran dikhususkan untuk UKM pengrajin batu mulia yang berada di Sukabumi. Kerajinan batu mulia manakara yang dipamerkan berasal dari Sulawesi Barat, kemudian dikembangkan di daerah-daerah termasuk Sukabumi.
“Insyaallah pengembangan dan pelaksanaan kolaborasi antara Kementerian ESDM dan Dekranasda hingga pusat akan menjadi sebuah trigger untuk pengembangan kerajinan batu mulia dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya UMKM yang kita sedang push sekarang untuk melakukan pengembangan,” kata Iyos kepada Jurnalsukabumi.com di lokasi Pameran.

Dengan demikian, lanjut Iyos, pihaknya atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Kementerian ESDM dan Dekranas pusat yang telah berkolaborasi melakukan kegiatan pameran ini. Diharapkan pameran ini dapat mendorong pengembangan ekonomi masyarakat UMKM nya khususnya, yang bergerak di pengrajin batu mulia.
“Kedepan akan menjadi sebuah motivasi lebih agar SDM yang ada di Sukabumi ini yang punya polesan khusus sehingga batunya datang dari manapun, kita olah dan poles lebih bagus, dengan adanya potensi di kita, ekonomi masyarakat Kabupaten Sukabumi bisa berkembang, ” tutup Iyos.
Ditempat yang sama Ketua Deskranasda Kabupaten Sukabumi Yani Marwan Jatnika menambahkan pameran batu mulia manakara diselenggarakan dengan tema gelar karya usaha baru dalam rangka meningkatkan ekonomi nasional.
“Kenapa menjadi pilihan Kabupaten Sukabumi, karena menurut data bahwa di Kabupaten Sukabumi masih eksis batu mulia sehingga kita diberi kesempatan untuk bisa melaksanakan kegiatan ini bersifat nasional yang bekerjasama dengan Kementerian ESDM, Museum Geologi Bandung, dan sangat luar biasa pameran ini yang difasilitasi oleh mereka,” ucapnya.

Masih kata Yani, semua barang yang di pajang ini milik Museum Geologi dan juga pihaknya diberikan kesempatan untuk bisa menggelar produk batu yang mana Kabupaten Sukabumi memiliki banyak pengrajin batu dengan mewakili 6 batu yang di pajangkan oleh karya-karya mereka.
“Perlu disampaikan batu mulia manakara ini berasal dari manuju Sulawesi Selatan dan kita hanya mengolahnya bahan bakunya dari Manuju, ternyata batu-batu itu di olah menjadi ornamen dan yang lainnya, sehingga mereka menyukai batu-batu mulia ini bahwa batu tersebut berasal dari Sukabumi, “tandasnya.
Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor












