JURNALSUKABUMI.COM – Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, memiliki cara unik dan elegan dalam memperingati Hari Tani Nasional yang jatuh pada setiap tanggal 24 September. Dengan mengenakan baju pangsi dan iket khas tanah Pasundan, bupati ikut turun ke sawah membaur dengan para petani yang tengah membajak sawah. Tema besarnya adalah Mendukung Sektor Pertanian dengan tagline Bisa Merasakan Apa yang Mereka Rasakan.
Tanpa memandang status sosial, kedudukan dan jabatannya sebagai orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi, dia mencoba ikut membajak sawah penuh percaya diri. Padahal bagi orang berperawakan tinggi besar sepertinya, pekerjaan membajak sawah bukan pekerjaan mudah. Tapi begitu turun “makalangan”, dua ekor kerbau berpostur besar – besar bisa ditaklukannya dengan mudah.
” Hari Tani Nasional tahun ini, begitu spesial bagi saya. Bukan sekedar memperingati saja, tapi saya juga bisa merasakan suka duka menjadi seorang petani, Apalagi saat menaiki bajak yang ditarik dengan dua ekor kerbau dan ikut membantu menanam padi, ada kebahagiaan dan kepuasan tersendiri,” kata Marwan kepada jurnalsukabumi.com, beberapa waktu lalu.
Marwan menegaskan apa yang Ia lakukan adalah sebuah upaya untuk menyelami perjuangan para petani dalam menjaga eksistensi dan stabilitas ketersediaan pangan di Kabupaten Sukabumi. Dia berharap kepada seluruh elemen masyarakat, untuk mendukung dan membantu petani untuk mewujudkan swasembada pangan.
Reporter: Usep Mulyana | Redaktur: Mohammad Noor






