Isu Kekhawatiran Buruh Masuk Draf PKB, PUK SPSI GSI I Cikembar: Itu Hoaks!

Jumat, 24 September 2021 - 13:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Aktivis Buruh yang tergabung dalam wadah Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Tekstil Sandang dan Kulit Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PUK SP TSK SPSI) PT Glostar Indonesia (GSI) I Cikembar, menanggapi serius isu yang beredar terkait kekhwatiran buruh mengenaiĀ draf Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

Ketua PUK SP TSK SPSI) PT Glostar Indonesia (GSI) I Cikembar, Mulyadi menuturkan, isuĀ  kekhwatiran buruh tidak benar dan bisa dikatakan hoaks. Semua Peraturan Pemerintah (PP) Omnibuslaw yang masuk ke draf PKB itu dipastikan tidak merugikan buruh.

Salah sataunya, Sambung Mulyadi, adalah status karyawan PT. GSI 1 Cikembar, yang bisa dipertahankan sebagai karyawan tetap bukan kontrak. Sementara ada beberapa perusahaan lain yang merubah status karyawan tetap menjadi kontrak mengacu pada UU Omnibuslaw Cipta Kerta.

“Dan di PT. GSI 1 Cikembar ini status karyawannya masih dipertahankan dan tetap menjadi karyawan tetap,” ujarnya.

Lanjut Mulyadi, lima pasal mengenai omnibuslow memang perusahaan berpendapat harus masuk. Karena, Perusahaan harus mengikuti aturan Pemerintah, akan tetapi SPSI menolak dengan keras untuk pasal tersebut masuk di PKB.

“Tentang isu bahwa sanksi SP 1 sampai SP 3 langsung PHK itu tidak benar. Karena kami dari SPSI mengusulkan untuk semua surat peringatan (SP) sebelum PHK harus ada pembinaan terlebih dahulu untuk mengarah ke karyawan agar disiplin dalam bekerja,” bebernya.

Untuk itu, Mulyadi mengimbau kepada seluruh buruh PT GSI 1 Cikembar, khusunya anggota agar tidak termakan isu atau kabar yang belum tentu kebenarannya sehingga bisa membuat kegaduhan.

“Kami berjuang demi kesejahteraan buruh dan jika masih ada oknum-oknum yang menyebakan isu tidak benar tentang perjungan kami. Maka, kami akan membawa hal tersebut ke ranah hukum,” tandasnya.

Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Tantan Sulton Tekankan Profesionalisme Wartawan, PWI Sukabumi Diminta Perkuat Kompetensi!
Lepas Atlet Ikuti Pekan Olahraga Provinsi, Bupati: Optimalkan dalam Setiap Pertandingan!
PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Tantan Sulton Tekankan Profesionalisme Wartawan, PWI Sukabumi Diminta Perkuat Kompetensi!

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Lepas Atlet Ikuti Pekan Olahraga Provinsi, Bupati: Optimalkan dalam Setiap Pertandingan!

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Berita Terbaru