Heboh Kabar Nenek Penjual Gula di Sukabumi Kena Rajia Masker Satpol PP, Ternyata Hoax!

Jumat, 6 Agustus 2021 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, memastikan kabar seorang Nenek penjual gula yang terjaring razia Sat Pol PP itu tidak benar.

“Setelah kita telusuri, kabar tersebut hoax. Dan tepat saat informasi sang nenek kena razia Sat Pol PP Cicatayan pun kebetulan sedang tidak ada giat razia,” ujar Camat Cicantayan Sendi Apriandi, kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (6/8/21).

Menurur dia, kabar tersebut heboh berawal dari postingan netizen yang menceritakan bahwa sang Nenek terjaring razia pada Kamis (05/08/ 2021) sekitar Pukul 13:45 WIB. Tepat waktu itu justru anggota Sat Pol PP Kecamatan Cicantayan tengah mengikuti agenda lain.

“Ada empat anggota, dua orang sedang melaksanakan tugas di Kantor dan hanya monev di acara pernikahan saja. Kemudian satu lagi sedang sakit serta satu orang anggota sedang mengikuti kegiatan di Villa Yustik. Jadi percis, dipastikan tidak ada kegiatan rajia,” jelas Sendi.

Tidak cukup diklarifikasi di internal kata dia, pihaknya langsung melakukan upaya komunikasi dengan salah satu akun yang menyebarkan berita tersebut melalui inbok dan telpon. Namun, tidak mendapat jawaban.

Lanjut Sendi, Jawaban saat ditelepon hanya seperti ini, “Memang nomor teleponnya punya saya tapi adminnya saya tidak kenal”.

Masih kata Sendi, karena tidak adanya jawaban. Pihaknya pun melakukan pendekatan dan akhirnya dapatlah alamat rumah dan nomor telpon pengirim berita tersebut.

“Setelah itu kami telepon dan mendatangi rumahnya untuk dilakukan komunikasi kenapa semua ini terjadi,” ucapnya.

Setelah dikonfirmasi, pemilik akun tersebut dengan didampingi keluarganya mengaku, awalnya mendengar cerita dari ayahnya bahwa ada nenek penjual gula yang pernah kena rajia di daerah Cicantayan.

“Setelah kita dekati, beliau pun siap mengklarifikasi untuk meminta maaf. Yang bersangukatan bilang, akan menyiapkan bahan untuk klarifikasinya nanti vidionya akan dikirim ke kami. Tetapi, kami tunggu klarifikasinya tidak ada dan postingannya sudah dihapus,” paparnya.

Tidak lama kemudian, Sendi mendapat inbok dari salah satu akun yang mengaku cucunya si penjual gula dan merasa tidak terima bahwa neneknya diposting atau di upload.

“Dia meminta kejelasan dari kami, kenapa neneknya dirajia. Setelah kita jelaskan akhirnya cucunya tersebut mengerti dan meminta kami untuk langsung mendatangi neneknya,” beber Sendi.

Setelah itu pihaknya langsung mendatangi rumah Nenek penjual gula tersebut dengan didampingi Kades beserta perangkatnya untuk menanyakan kronologisnya.

“Neneknya memang mengaku ada kejadian rajia tersebut, tapi bukan oleh Satpol PP dan kejadiannya sudah lama. Si Nenek pun mengatakan yang merajianya memakai loreng pelat putih, akhirnya kami memperlihatkan bentuk dan warna seragam dari mulai seragam Satpol PP, Polisi, TNI sampai seragam LSM dan si Neneknya mengaku bukan seragam itu yang merajianya,” tuturnya.

Setelah dilakukan penelusuran dan kalarifikasi dari berbagai pihak, Sendi menegaskan bahwa berita tersebut tidak benar, “berita tersebut tidak benar dan bisa dibilang Hoaks,” tandasnya.

Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota
Momentum Persaja Kabupaten Sukabumi: Tegakkan Keadilan dan Perkuat Solidaritas Adhyaksa
Perda Miras Disorot, Garis Sukabumi Raya Desak Penegakan Tegas
Kecelakaan Maut di Sukabumi–Cianjur, Pemotor Tewas Terlindas Truk

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:31 WIB

Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:43 WIB

KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota

Berita Terbaru

Uncategorized

Yellowstone-vixen: INVALID INSTRUCTION [SOLVED]

Selasa, 12 Mei 2026 - 03:33 WIB