JURNALSUKABUMI.COM – Warga Kampung Cipayung, RT 02/09, Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan tewasnya Tatang (48) gantung diri di pohon cengkeh yang tak jauh dari rumahnya.
Informasi yang dihimpun, Kejadian itu diketahui ketika salah satu warga Handa (38) sedang mencari rumput. Pada saat itu dirinya melihat sesosok mayat tergantung di atas pohon mengenakan kaos lengan pendek warna coklat belang, dan celana panjang warna abu, setelah itu dirinya langsung memberitahukan hal itu kepada saudalara korban.
“Mayat itu ditemukan pertama kali pada siang hari oleh warga sekitar, kemudian kami menerima laporan atas penemuan dan langsung mengecek tempat kejadian perkara,” ungkap Kapolsek Cikakak, Iptu Bri Catur Budiono, kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (29/7/21) dini hari.
Menurut informasi lanjut Ia, korban mengakhiri hidupnya diduga putus asa karena penyakit sesak nafas yang dideritanya sudah satu tahun tidak sembuh sembuh, sehingga korban melakukan aksi nekatnya dengan cara gantung diri dengan menggunakan tali tambang plastik warna merah.
“Hasil pemeriksaan badan bersama tim kesehatan Puskesmas Cikakak, di leher korban tampak sudah agak bengkak karena lilitan tali, kemudian korban tampak mengeluarkan air liur, dan lidah menjulur keluar,” terangnya.
Menurut Kapolsek pihak keluarga enggan dilakukan investigasi medis jenazah untuk memeriksa sebab kematian, dan sudah membuat pernyataan keberatan untuk dilakukan pemeriksaan dalam.
“Dalam pemeriksaan di kediaman korban tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan dari pihak lain, dan langsung melaporkan hasilnya kepada pimpinan,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: FK Robbi












