JURNALSUKABUMI.COM – Seorang buruh PT Djojonegoro C-1000 (Produsen You C1000,red) dikabarkan meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif Covid-19, Kamis (24/6/2021) beberapa waktu lalu.
Kerabat korban yang enggan disebutkan namanya mengatakan saudaranya tersebut diketahui terjangkit covid-19 dari tes antigen yang dilakukan pihak perusahaan.
Perusahaan yang beralamat di Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi ini rutin melakukan tes antigen terhadap karyawannya setiap bulan.
“Setelah kedapatan reaktif, kemudian diminta untuk isolasi mandiri di rumah,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Senin (28/6/2021).
Namun kondisi korban terus mengalami penurunan setelah tiga hari menjalani isolasi mandiri di rumah. Pihak keluarga pun memutuskan membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Baru di rumah tiga hari, kondisinya langsung drop dan sesak nafas kemudian dibawa ke Adinata. Namun kondisi saudara saya semakin memburuk, kami pun memutuskan untuk membawa ke Bhakti Medicare,” terangnya.
Korban tidak dapat tertolong karena mengalami sesak nafas yang hebat. Menurut keterangan korban yang disampaikan oleh keluarganya, buruh yang terkonfirmasi reaktif di perusahaan tersebut terdapat 30 orang termasuk korban.
Sementara itu, Personalia PT Djojonegoro C-1000 Agus Dwi Cahyadi enggan memberikan keterangan lengkap terkait peristiwa ini. Menurutnya, saat pihak perusahaan masih melakukan pemeriksaan terhadap seluruh karyawannya.
“Kita tetapkan reaktif itu dari swab antigen. Saat ini kami sedang melakukan pemeriksaan kembali di dalam pabrik. Karena kami juga diminta untuk memberikan data ke pabrik,” tandasnya.
Reporter: Syahrul Himawan | Redaktur: Mohammad Noor












