JURNALSUKABUMI.COM – Inisiator Komunitas Demokrasi Sehat, Lupi Pajar Hermawan, angkat bicara terkait adanya biaya administrasi sebesar Rp 5 juta kepada setiap Bakal Calon (Balon) Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi.
Karena menurutnya, idealnya biaya penyelanggaraan Musda KNPI dicover oleh dana hibah dari Pemerintah Kota Sukabumi.
“Saya rasa soal adanya biaya administrasi tidak begitu jadi masalah, selama itu disepakati oleh para panitia. Tetapi yang menjadi persoalan, apakah dana hibah yang dikeluarkan oleh pemerintah tidak bisa mengcover Musda KNPI?. Saya rasa pemerintah harus support pada kontestasi pemuda ini,” jelasnya kepada Jurnalsukabumi.com, Rabu (14/4/2021).
Kendati penyelenggaraan Musda tentunya pasti memerlukan anggaran, namun jangan sampai biaya administrasi yang disepakati menjadi hambatan bagi para pemuda Kota Sukabumi yang memiliki keinginan membangun Kota Sukabumi namun keterbatasan biaya.
“Memang saat ini pemilu apapun, termasuk KNPI pastinya memerlukan biaya untuk penyelanggaraan, tetapi idealnya pemerintahan lah yang mendukung persoalan anggarannya, karena jangan sampai biaya administrasi justru menjadikan hambatan bagi pemuda yang baik yang terbatas kemampuan finansial, karena pada dasarnya pada negara yang menganut sistem demokrasi ini semua memiliki hak memilih dan dipilih,” beber Upi.
Selain itu, yang lebih penting dari biaya administrasi pencalonan Musda KNPI Kota Sukabumi, adalah komitmen pemuda dalam menjaga nilai-nilai demokrasi. Bahkan, praktik-praktik kotor yang mencederai nilai demokrasi telah merasuk pada kontestasi politik level pemuda.
“Menurut saya, daripada membahas tentang biaya administrasi pencalonan Musda KNPI Kota Sukabumi, lebih baik membahas masalah komitmen pemuda kita dalam menjaga kualitas serta nilai demokrasi. Jangan sampai, pada tatanan kontestasi politik pemuda ini dikotori oleh praktek kotor, politik uang lah dan lainnya. Jika begitu jangan harap demokrasi kita seperti apa yang dicitakan-citakan para pendiri bangsa, mungkin kalau boleh saya bilang, pemilu yang cukup demokratis saat ini adalah Pemilihan OSIS,” tegasnya.
Reporter : Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan












