JURNALSUKABUMI.COM – Di Bulan Ramadhan, kata ‘Ngabuburit’ memang sudah tak asing di dengar khususnya bagi masyarakat Sukabumi, Jawa Barat.
Ngabuburit yang berasal dari kata Burit alias Sore dalam bahasa Sundanya itu seolah sudah mentradisi. Hal itu dilakukan agar saat menjalankan puasa lebih ringan dan tidak terlalu dirasakan lapar.
Adapun waktunya, biasa dimulai setelah masuk waktu Ashar ke Magrib dengan ragam cara yang dilakukan. Seperti, ngabuburit di Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.
Di wilayah tersebut terdapat sebuah tanjakan atau jalan yang sangat legendaris yakni Tanjakan Mak Eukeu cukup menjadi perhatian dan masih diminati warga.
Kondisi geografis di wilayah ini menjadi alasan warga memilih jalan tersebut untuk ngabuburit. Pasalnya, ketika siang menjelang malam, pemandangan di jalan tersebut sangat eksotis.
Di sana kalian akan disuguhkan pemandangan awan yang berwarna jingga khas lembayung senja serta hamparan terasering persawahan.
Walaupun rela duduk di atas jok motor yang diparkirkan di pinggir jalan tersebut, cukup rasanya menghabiskan waktu untuk ngabuburit di tempat tersebut.
Reporter: Syahrul | Redaktur: Ujang Herlan












