Rumah Mak Iyah Warga Margasari Cikembar Ludes Terbakar

Rabu, 31 Maret 2021 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Satu rumah milik Iyah (65) Warga Kampung Margasari, RT. 02/08, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, ludes dilumat si jago merah, Rabu (31/3/21).

Informasi yang dihimpun, kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 16:30 WIB tepatnya di bagian dapur diketahui oleh tetangganya. Saat kejadian, korban sedang tidak berada di rumah.

“Kebetulan saya lagi di rumah anak saya. Namun, tetangga manggil-manggil bahwa ada api,” kata Iyah kepada jurnalsukabumi.com.

Mendengar ada yang manggil sambung Iyah, kemudian ke luar dan melihat api yang cukup besar membakar rumahnya. “Saat ke luar saya melihat kobaran api cukup hebat dan berteriak meminta tolong. Tidak lama kemudian warga berdatangan,” tuturnya.

Akibat kebakaran tersebut semua barang-barangnya ludes terbakar, alat elektronik, furniture, pakaian termasuk uang sebesar Rp 3 juta hasil menabung.

“Semua habis terbakar, termasuk uang tabungan saya,” tambah Iyah sembari bercucuran air mata.

Di lokasi yang sama, Ketua Karang Taruna Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Ujang Sopian mengaku, langsung bergegas ke lokasi sembari berteriak memanggil warga yang lain.

“Kebetulan lokasi kejadian dekat dengan rumah saya, setelah mendengar teriakan saya langsung terjun beserta warga yang lain untuk berupaya memadamkan api dengan alat seadanya,” ujarnya

Ujang menuturkan, rumah tersebut dihuni satu jiwa. Kebakaran tersebut diduga bersumber dari tungku hawu. Pasalnya, menurut keterangan korban sebelum terjadi kebakaran sempat memasak terlebih dahulu, dan setelah memasak korban langsung ke rumah anaknya.

“Korban bercerita, sebelum kebakaran sempat memasak terlebih dahulu di tungku hawu. Kemungkinan, api didalam tungku belum semuanya padam, sehingga api menjalar ke kayu bakar kering yang berada di samping tungku,” bebernya.

Amukan si jago merah berhasil dipadamkan kurang lebih satu jam oleh warga, Pemerintah Desa dengan alat seadanya. “Kurang lebih satu jam api berhasil dipadamkan dengan alat seadanya,” terangnya.

Hingga berita ini diterbitkan, sejumlah warga masih terlihat memadamkan sisa api dan membereskan puing-puing bangunan yang terbakar.

Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dua Pemotor Kecelakaan di Parungkuda, Satu Tewas Terlindas Truk 
Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar
Kekeringan Meluas, Dinas Pertanian Petakan Wilayah Rawan Demi Selamatkan Panen
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:34 WIB

Dua Pemotor Kecelakaan di Parungkuda, Satu Tewas Terlindas Truk 

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:53 WIB

Kekeringan Meluas, Dinas Pertanian Petakan Wilayah Rawan Demi Selamatkan Panen

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Berita Terbaru