Hendak Pasang Spanduk, Warga Cipoho Kota Sukabumi Terjun Bebas dari Atap

Rabu, 17 Maret 2021 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Nasib naas menimpa Junaedi (38) warga Kampung Cipoho, Jalan Pelabuhan II, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, terjatuh dari ketinggaian 3 meter saat memasang spanduk.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, Rabu (17/03/21). Bermula, ketika korban hendak memasang spanduk dan terjun bebas dari atap. Jatuhnya korban diduga akibat gongsol atap tidak memiliki penyangga sehingga ambruk dan korban ikut terjatuh.

Setelah ambruk korban tertimpa reruntuhan bangunan. Akibatnya, dia mengalami luka patah tulang pada bagian tangan dan kaki.

“Saat itu korban sedang memasang spanduk provider, namun tiba-tiba saja jatuh. Gak tahu orang mana yang jelas langsung dibawa warga ke tempat medis terdekat,” kata Desi (28) warga yang berada di lokasi kejadian kepada kepada wartawan.

Sementara itu, dihubungi terpisah Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Imran Wardani membenarkan, adanya seorang warga yang jatuh saat memasang spanduk.

“Kami menerima informasi sekitar pukul 15.00 WIB, padahal kejadian sekitar jam 14.30 WIB dan langsung terjun ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujarnya.

Lanjut dia, saat ini korban tengah menjalani perawatan di tempat kesehatan terdekat. Lantaran luka di bagian kaki dan tangannya cukup serius.

“Korban mengalami cedera pada tangan dan kaki hingga patah tulang. Dan kejadian tersebut masuk dalam bencana non alam atau kelalaian,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru