Over Kapasitas, Puluhan Napi Lapas Nyomplong Dipindahkan ke Gunungsindur

Sabtu, 20 Februari 2021 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebanyak 25 narapidana di Lapas Kelas II B Nyomplong Kota Sukabumi dipindahkan ke Lapas Gunungsindur. Tindakan itu dilakukan untuk mengurangi over kapasitas dan peningkatan keamanan Lapas serta tindak lanjut pembinaan terhadap WBP dengan hukuman tinggi.

Pemindahan para napi itu, seizin Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat berdasarkan surat dari Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil KemenkumHam Jawa Barat No. W.11.PK.01.05.08-1716 tanggal 16 Februari Tahun 2021 tentang pelaksanaan pemindahan narapidana.

“Ini dalam rangka mengurangi over kapasitas dan peningkatan keamanan Lapas serta tindak lanjut pembinaan terhadap WBP dengan hukuman tinggi,” kata Kalapas Kelas II B Nyomplong, Kota Sukabumi, Cristo Toar, kepada jurnalsukabumi.com, (20/02/21).

Puluhan warga binaan lapas kelas IIB sukabumi yang dipindahkan itu terdiri dari 22 orang kasus narkotika, 1 orang kasus pembunuhan dan 2 orang kasus perlindungan anak.

Pemindahan para napi itu di bagi kedua Lapas. Yakni, 10 orang warga binaan ke Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur, dan 15 orang warga binaan ke Lapas Nakotika Kelas II A Gunung Sindur.

“Dalam pelaksanaan Pemindahan ini dilakukan dengan pengawalan delapan orang petugas lapas kelas IIB sukabumi, dibantu tiga orang anggota sabhara polresta sukabumi dan satu orang Denpom Sukabumi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan dan penanggulangan Covid-19,” sambung dia.

Dengan pemindahan itu dia pun berharap, dapat mengurangi over kapasitas yang terjadi di Lapas Sukabumi dan warga binaan mendapatkan pembinaan yang baik di tempat baru.

“Semoga juga bisa memberikan pembinaan lebih lanjut kepada narapidana sesuai dengan peraruran yang berlaku,” pungkasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Modus Bakso Isi Sabu Terbongkar, Lapas Sukabumi Perketat Pengawasan
Tersandung Korupsi Rp394 Juta, Kasus Kades Neglasari Masuk Persidangan
Menteri Agus Andrianto Apresiasi Kebun Sayur Lapas Warungkiara Jadi Bekal Kemandirian Warga Binaan 
Kasus BGN, Tahsin Roy Dorong Tersangka Ungkap Dalang dan Penerima Keuntungan
Kasus Kekerasan Seksual Anak, DP3A Kabupaten Sukabumi Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:12 WIB

Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:33 WIB

Modus Bakso Isi Sabu Terbongkar, Lapas Sukabumi Perketat Pengawasan

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:17 WIB

Tersandung Korupsi Rp394 Juta, Kasus Kades Neglasari Masuk Persidangan

Berita Terbaru