Diduga Dipicu Api Tungku, Dua Rumah di Warungkiara Hangus Terbakar

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

‎JURNALSUKABUMI.COM – Musibah kebakaran kembali melanda wilayah Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. Dua unit rumah warga di Kampung Nyomplong RT 02/03 Desa Hegarmanah hangus terbakar habis dilalap si jago merah pada Selasa siang.

‎Peristiwa yang terjadi Selasa (18/08/2026) Sekitar pukul 13.00 WIB. itu diduga bermula dari api tungku di Rumah Mak Iyok yang tidak dipadamkan dan terbawa angin kencang, lalu membesar dengan cepat hingga merambat ke rumah Ibu Dewi yang lokasinya sangat berdekatan.

‎Api berkobar sangat cepat, sebagian besar bangunan rumah yang terbuat dari bahan kayu dan papan mempercepat laju api. Warga yang berada di lokasi sempat panik dan berusaha menyelamatkan barang-barang berharga. Namun karena api membesar terlalu cepat, sebagian harta benda tak sempat dikeluarkan dan ikut hangus terbakar.

‎Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Semua penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri dengan selamat. Namun kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, karena kedua rumah dan isinya habis dilalap api.

‎”Saat kejadian, penghuni rumah sedang memasak menggunakan tungku kayu. Setelah selesai, apinya tidak dipadamkan sempurna. Tiba-tiba angin kencang bertiup, api dari tungku terbawa ke dinding kayu dan langsung membesar. Kami berusaha membantu memadamkan, tapi apinya terlalu besar,” ujar Iyep Yosefa Danpos Pemadam Kebakaran Cibadak.

‎Petugas Damkar dan Petugas Gabungan yang tiba di lokasi akhirnya berhasil memadamkan api setelah beberapa jam berjuang. Pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan tungku atau api terbuka, terutama di musim kemarau yang kering dan berangin. Pastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan tempat, guna mencegah musibah serupa terulang kembali terjadi.

‎Reporter: Idris Andriansah| Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan

Berita Terbaru