Kasus Video Viral Seret Apdesi Masih Bergulir di Polres Sukabumi

Kamis, 4 Februari 2021 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kembali angkat bicara mengenai aduan kasus Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) ke Polres Sukabumi.

Kuasa Hukum PWI Kabupaten Sukabumi, Muhammad Saleh Arif mengatakan, aduan kasus Apdesi ini atas video 26 detik yang sudah tersebar di media sosial menjadi viral dengan narasi terindikasi dugaan mengandung muatan pencemaran nama baik dan ancaman terhadap kemerdekaan pers sesuai dengan pasal 18 undang-undang pers tahun 1999.

“Pengaduan sudah masuk di Polres Sukabumi. Kini, tengah dalam penyelidikan kepolisian dan pemanggilan saki-saksi,” ujarnya saat didampingi Ketua PWI Kabupaten Sukabumi Asep Solihin saat dihubungi jurnalsukabumi.com, Kamis (04/02/2021).

Kendati demikian, sambung Saleh, secara kelembagaan sudah menerima permintaan maaf dari Apdesi yang sudah disampaikan melalui video klarifikasi yang dibuat pada Rabu (25/11/20) lalu. Namun, hal itu tidak bisa menghapus perbuatan hukum yang berlaku.

“Permintaan maaf saja tidak cukup. Apalagi hanya diwakili oleh segelintir orang. Kami meminta seluruh anggota Apdesi yang terlibat dalam video tersebut meminta maaf secara terbuka,” harapnya.

Mengenai penanganan dugaan kasus tersebut, PWI sepenuhnya mempercayakan kepada kepolisian. “Ya, meski sudah meminta maaf. Namun, tidak serta merta menghapus perbuatan hukum yang telah terjadi sebelumnya. Kita serahkan saja,” tandasnya.

Sampai berita ini diterbitkan, masih menunggu konfirmasi dari Polres Sukabumi. Upaya konfirmasi telah dilakukan tim redaksi jurnalsukabumi.com, tapi belum ada respon.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Kuasa Hukum Teni Ridha Shi Ajukan Eksepsi, Minta Surat Dakwaan Batal Demi Hukum
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban
Arus Balik Libur, Jalur Sukabumi–Bogor Macet Parah
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:33 WIB

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:44 WIB

Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:50 WIB

Kuasa Hukum Teni Ridha Shi Ajukan Eksepsi, Minta Surat Dakwaan Batal Demi Hukum

Berita Terbaru