Lapang Merdeka dan Alun-alun Ditutup, Walikota: Jika Ada Pelanggar Ditindak Tegas!

Rabu, 30 Desember 2020 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menjelang pergantian tahun baru 2021 Pemerintah Kota Sukabumi akan menutup beberapa tempat umum yang berada di Pusat Kota Sukabumi.

Penutupan itu dilakukan guna mencegah kerumunan masyarakat pada saat perayaan akhir tahun nanti. Beberapa tempat yang dilakukan penutupan yakni Lapang Merdeka dan Alun-alun Kota Sukabumi. Selain itu, tempat ruang terbuka yang berpotensi menimbulkan kerumunan warga pun juga dilakukan penutupan sementara.

“Sebetulnya lapang merdeka dan Alun-alun masih kita tutup, biasanya kalau pergantian tahun masyarakat suka berkumpul di sana jadi kita tutup, kemudian ini dalam rangka mencegah keramaian-keramaian terutama dalam rangka euforia terkait pergantian tahun nanti,” kata Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi kepada wartawan, Rabu (30/12/20).

Selain tempat umum lanjut dia, sesuai dengan arahan Tim Gugus Tugas Penanganan dan Pengendalian Covid-19 Jawa Barat, jam operasional pertokoan maupun tempat hiburan malam (THM) pun turut dibatasi. Para pedagang hanya bisa membuka tokonya sampai jam 20.00 WIB.

“Kami hanya menyampaikan apa yang sudah disampaikan oleh tim GTPP Covid-19 Jawa Barat yang pertama melakukan pembatasan jam operasional sampai jam 20.00 wib. Bukan jam malam ya, tapi itu pembatasan jam operasional,” imbuhnya.

Fahmi menambahkan dengan adanya pembatasan itu tidak akan segan-segan melakukan penindakan tegas bagi warga yang melanggar.

Selain itu ia berharap, perayaan tahun baru 2021 di Kota Sukabumi berjalan dengan lancar dan warga dapat merayakan di rumahnya masing-masing demi mencegah penyebaran covid-19.

“Kemarin kita sudah rapat bersama Muspida yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, dan kita sepakat akan melakukan operasi bersama dan akan melakukan tindakan tegas dalam pergantian tahun mendatang,” tutupnya.

Repoter : Rizky Miftah | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:12 WIB

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Berita Terbaru