Siaga Percepatan Recovery, Ratusan Personel PLN Sukabumi Siaga Nataru

Rabu, 23 Desember 2020 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sedikitnya 310 personel Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sukabumi dikerahkan siaga percepatan recovery jika terjadi pemadaman Listrik tidak terencana di Wilayah Kota/Kabupaten Sukabumi menjelang Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Manager Bagian Jaringan Rachmat Hadi Sutejo mengatakan, PLN Sukabumi tidak melalukan pekerjaan pemadaman secara terencana di malam pergantian tahun 2020 nanti. Terkecuali, akibat hal-hal yang tidak terencana seperti gangguan faktor alam.

“Yang pasti, ratusan personel sudah kami siagakan nanti tepat malam tahun baru 2021. Sehingga, akan mempermudah upaya percepatan recovery jika terjadi pemadaman tidak terencana,” ujar Rachmat dikutip dalam siaran pers, Rabu (23/12/2020).

Kendati beberapa hari kebelakang cuaca masih terbilang kurang bersahabat sehingga berpengaruh terhadap pasokan suplay tenaga listrik. Akan tetapi, persiapan layanan menjelang tahun baru terus dimaksimalkan.

“Kondisi peralatan serta perlengkapan kerja sudah dilakukan dan dipersiapkan di setiap ULP, Semoga, beberapa hari ke depan cuaca tetap mendukung,” harapnya.

Lanjut Rachmat, termasuk persiapan gangguan listrik akibat bencana alam di beberapat titik seperti di wilayah selatan Pajampangan dan Palabuhanratu sudah dimaksimalkan dengan mempersiapkan butuh waktu recovery 48 jam.

“Selain 310 personel inti, PLN juga menyiagakan petugas hingga 500 personel kekuatan dengan harapan cuacanya mendukung, Ia menghimbau, di malam tahun baru agar masyarakat tidak menyalakan petasan kembang api, lantaran berpengaruh terdapat polusi getaran ledak. Sehingga gangguan listrik di faktor lain pun lebih diminimalisir,” tutupnya.

Reporter: CR1 II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan
IPDN Gandeng Hergun Siapkan UMKM Tembus Pasar Digital di Sukabumi
Sampah Jadi Bahan Bakar! Wamenko: Hasil Pengolahan RDF Berpotensi Penuhi Kebutuhan Pabrik Semen
Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:33 WIB

Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan

Berita Terbaru