Musim Barat, Nelayan Geopark Ciletuh Alih Pekerjaan

Kamis, 10 Desember 2020 - 19:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Cuaca musim hujan yang melanda Sukabumi atau disebut musim barat, berdampak terhadap sejumlah nelayan di Pantai Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Fenomena perubahan musim angin dan curah hujan tersebut, memiliki peranan penting pada sektor kelautan terutama pada masyarakat nelayan. Akibatnya pelaku usaha budidaya sektor kelautan ini, memilih alih pekerjaan menjadi kerja serabutan dan berjualan.

“Kalau musim begini, kami memang bersama teman lainnya tidak bisa melaut, karena cuaca dan arus ombak yang deras sehingga tidak memungkinkan bisa melaut,” ungkap seorang nelayan Sarif (45), kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (10/12/20).

Untuk menunjang kehidupannya, para nelayan di Geopark Ciletuh sendiri menjalani pekerjaan lain yakni memancing, menjaga pagang atau biasanya digunakan untuk mencari ikan di tengah laut. Sebagai penambatnya, digunakan juga drum, bambu dan jangkar agar tak terbawa ombak.

“Terkadang pagangnya juga terbawa arus oleh ombak besar hingga jaringnya rusak,” jelasnya.

Hal serupa di katakan Eko (40), dia memilih untuk berjualan ikan dengan cara buka lapak atau keliling menggunakan motor. Terkadang ikan tersebut dari TPI Palabuhanratu.
“Ya harus gimana lagi, kami terus bertahan hidup, mencari kerjaan lainnya yang terhindar dari bencana,” tutupnya.

Reporter: Ilham Nugraha Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Berita Terbaru