JURNALSUKABUMI.COM – Prestasi dari kawan-kawan Sukabumi Ngopi dan Sunda Coffee menjadi raihan prestasi yang patut diacungi jempol. Pasalnya, Dede Rizal selaku owner Sunda Coffee sekaligus Ketua Sukabumi Ngopi dinobatkan menjadi juara kedua atau runner up nasional kompetisi roasting yang diikuti oleh ratusan roaster di Indonesia. Kegiatan adu ketangkasan meracik kopi tersebut, digelar di Jakarta.
Kompetisi roasting bertajuk “Kopi Penyangga Bumi” itu digagas oleh Peruri Indonesia dan M Bloc Space. Sebuah acara pilot project kolaborasi antara Perum Peruri dengan inisiatif “Kopi Penyangga Bumi” untuk meningkatkan apresiasi terhadap Kopi Indonesia.
Tidak sia – sia, Roaster Sukabumi berhasil menyabet gelar bergengsi mengalahkan para roaster profesional di Indonesia.
“Alhamdulillah, terimakasih buat seluruh tim yang sudah mensupport kegiatan ini. Kemenangan dalam kompetisi ini, berkat rahmat Allah SWT yang maha kuasa dan didorong oleh keinginan luhur kami untuk memperkenalkan roaster asal Sukabumi,” kata Dede Rizal kepada wartawan, Sabtu (28/11/20).
Dengan kemenangan itu, lanjut Dede, Kota Sukabumi patut diperhitungkan di dunia Industri Kopi tanah ait. Pasalnya, masih banyak potensi para roaster dan kopi di Sukabumi, yang mampu bersaing dikancah internasional.
“Kopi Sukabumi memiliki daya saing dan mampu berbicata di level yang lebih tinggi. Kemenangan yang diraih oleh pelaku industri kopi dari Sukabumi Ngopi dan Sunda Coffe menunjukkan kualitas dan mampu berkembang dan bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Karena, tidak main-main kompetisinya diikuti oleh roaster se Indonesia,” ujar pria yang akrab disapa Dede ini.
Seiring perkembangan waktu, dunia usaha kopi di Sukabumi semakin menggeliat. Terbukti dengan semakin banyaknya Cafe dan restoran yang mengusung tema Kopi. Tidak hanya dari pengusaha lokal, usaha dari luar daerah mulai membidik membangun usaha di Sukabumi.
Bagi Dede Rizal, kesempatan ini justru menjadi kesempatan emas. Banyak hal yang bisa diangkat dari Kopi Sukabumi. Apalagi sumber daya di Sukabumi sangat mumpuni. Salah satunya caranya, ia membuktikan diri kalau hasil roasting kopi tersebut menjadi terbaik kedua.
“Untuk itu, mari kita berkolaborasi, tunjukan pada dunia bahwa kopi itu tidak selamanya rasa pahit, Manisnya kopi mulai terasa jika pelaku industri ’emas cair’ ini mau berkerjasama dan menunjukkan kelasnya di kancah yang lebih tinggi,” pungkasnya.
Reporter : Rizky Miftah || Redaktur: Usep Mulyana












