TPT Ambrol, Rumah Warga di Nagrak Terancam Longsor

Selasa, 27 Oktober 2020 - 12:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bencana longsor kembali menyebabkan tembok penahan tanah (TPT) di Kampung Cijulang, RT 04 RW 04, Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, ambrol.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebutkan, bencana tersebut terjadi pada Senin sekitar pukul 16:30 WIB. “Rangkaian cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai petir, mengakibatkan talud penahan tanah (TPT) longsor yang tepat belakang pos kesehatan desa ambrol,” ujar Eka Widiaman, Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sukabumi, Selasa (27/10/2020).

Longsornya TPT, kata dia, disebabkan karena tidak kuat menahan dorongan air hujan yang masuk ke dalam tanah. Peristiwa ini menyebabkan terancamnya satu unit rumah warga milik Rini dan satu unit poskesdes. “Talud penahan tanah tersebut memiliki tinggi 4 meter dan panjang 10 meter. Ada satu unit rumah warga yang ikut terancam longsor. Saat ini rumah itu, dihuni oleh satu kepala keluarga (KK),” jelasnya.

Saat ini, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak telah melakukan pembersihan material lumpur dan batu. Selain itu, mereka memindahkan obyek barang atau material yang membahayakan di sekitar lokasi kejadian. “Tidak ada korban luka atau jiwa dalam peristiwa tersebut, namun longsoran masih mengancam rumah warga,” tandasnya

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Becak Listrik Bantuan Presiden Siap Diserahkan kepada Warga Sukabumi
BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Penataan Lapang Sekarwangi Jadi Ruang Terbuka Publik Tak Ubah Fungsi Sebelumnya
Ada Dugaan Pencemaran? DLH Sukabumi Punya Laboratorium Terakreditasi untuk Uji Lingkungan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Becak Listrik Bantuan Presiden Siap Diserahkan kepada Warga Sukabumi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi

Berita Terbaru