JURNALSUKABUMI.COM – Bencana longsor kembali menyebabkan tembok penahan tanah (TPT) di Kampung Cijulang, RT 04 RW 04, Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, ambrol.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebutkan, bencana tersebut terjadi pada Senin sekitar pukul 16:30 WIB. “Rangkaian cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai petir, mengakibatkan talud penahan tanah (TPT) longsor yang tepat belakang pos kesehatan desa ambrol,” ujar Eka Widiaman, Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sukabumi, Selasa (27/10/2020).
Longsornya TPT, kata dia, disebabkan karena tidak kuat menahan dorongan air hujan yang masuk ke dalam tanah. Peristiwa ini menyebabkan terancamnya satu unit rumah warga milik Rini dan satu unit poskesdes. “Talud penahan tanah tersebut memiliki tinggi 4 meter dan panjang 10 meter. Ada satu unit rumah warga yang ikut terancam longsor. Saat ini rumah itu, dihuni oleh satu kepala keluarga (KK),” jelasnya.
Saat ini, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak telah melakukan pembersihan material lumpur dan batu. Selain itu, mereka memindahkan obyek barang atau material yang membahayakan di sekitar lokasi kejadian. “Tidak ada korban luka atau jiwa dalam peristiwa tersebut, namun longsoran masih mengancam rumah warga,” tandasnya
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana












