JURNALSUKABUMI.COM – Proses pencarian Anang alias Ajo (25), korban hanyut yang terseret arus banjir bandang di Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi dihentikan sementara, Selasa (22/09/2020) sekira pukul 17.00 WIB.
Tim gabungan dari berbagai unsur sejak pagi, sekira pukul 08.00 WIB, sudah berupaya keras mencari korban yang hanyut pada Senin (21/09/2020) sore tersebut.
Ajo diketahui hanyut bersama rekan sekerjanya sebagai pembuat roti, Jeje alias Juned (60) yang jasadnya sudah ditemukan tewas di Kampung Cibuntu.
Ketua Forum Komunikasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri menjelaskan, tim gabungan dari berbagai unsur telah melakukan penyisiran atau pencarian aliran Sungai Cicatih hingga wilayah Ubrug, Kecamatan Warungkiara.
“Kita sudah menyusuri aliran sungat dari tempat kejadian di Kampung Cibuntu hingga wilayah Ubrug. Hasilnya masih nihil,” ujar Okih.
Sesuai dengan SOP, lanjut Okih, untuk sementara pencarian dihentikan hingga pukul 17:00 WIB. Pencarian akan dilanjutkan hingga hingga tujuh hari ke depan. “Sekarang kita hentikan dulu, besok dilanjut lagi,” katanya.
Diberitakan, dalam bencana itu menghanyutkan tiga warga. Dua di antaranya sudah ditemukan dalam kondisi tewas yakni Jeje alias Juned (60) tercatat warga Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug. Satu lagi bernama Hasysim (60), warga Kampung Aspol, Kelurahan/Kecamatan Cicurug.
Reporter: CR1/Ifan | Redaktur: E Sulaeman












