JURNALSUKABUMI.COM – Pasca seorang santri hanyut terbawa arus Sungai Cibeber, Desa Nangerang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, sekitar 50 orang dari tim gabungan dikerahkan untuk terus menyisir di sepanjang sungai, Rabu, (12/08/2020).
Pantauan di lokasi sejumlah masyarakat berkumpul dan melihat di lokasi dimana pertama korban hanyut terbawa sungai. Tak hanya itu, unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Cicurug hadir di lokasi kejadian.
“Untuk pencarian saat Ini, kami bersana tim gabungan dari unsur para relawan PMI dan BPBD Kabupaten Sukabumi, Pos SAR Sukabumi,TNI, Polri dan unsur relawan lainnya,” ujar Komandan Tim Basarnas Sukabumi Suryo Adianto kepada jurnalsukabumi.com.
Masih kata Suryo Adianto, pihaknya membuat tiga seru dan seru pertama akan memakai perahu karet, seru kedua akan menyusuri sungai dengan menggunakan perahu karet dan ban dalam dan seru ke tiga akan menyusuri visual jalur darat.
“Betul ntuk pencarian saat ini kita buat tiga seru jalur penyisirian perahu karet, serta jalur darat, dan menggunakan ban dalam serta perahu. Kita juga melibatkan 50 orang dari berbagi unsur relawan SAE dan TNI,Polisi,” jelas Suryo Adianto.
Reporter: Ifan || Redaktur: FK Robbi












