JURNALSUKABUMI.COM – Ratusan warga Kabupaten Sukabumi berbondong-bondong antsias ntuk mengikuti pelatihan berbasis kompetensi yang dilaksanakan Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi, Kamis (06/08/20).
Kepala UPTD BLK Disnakertrans Kabupaten Sukabumi Ridwan Agus Mulyawan mengatakan, pelaksanaan pembukaan pendaftara pelatihan kompetensi yang dilaksanakan Disnakertrans Sukabumi selama dua hari mencapai 577 pendaftar. Hal ini menunjukan bukti antusiasme warga untuk belajar sangat tinggi.
“Kami menyediakan berbagai paket pelatihan bagi warga, yang dibagi dengan dua program yakni Non Boarding dan MTU,” ungkap Ridwan, kepada jurnalsukabumi.com.
UPTD BLK Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2020 hanya mendapatkan 26 paket pelatihan yang mana 19 paket nonboarding yankni dilaksanakan di BLK dan tujuh paket MTU yakni mobile training unit yang dilaksanakan di desa-desa.
“Support APBD program kegiatan kami memang nihil. Dikarenakan refocussing anggaran penanganan pandemi covid 19,” jelasnya.
Menurut Ridwan, jumlah peminat sendiri ke BLK tidak berbanding lurus dengan jumlah program yang tersedia pada tahun ini. Hal tersebut menjadi tantangan baginya. Untuk lebih meyakinkan akan urgensi pengembangan sumberdaya manusia melalui pelatihan berbasis kompetensi yg dilaksanakan di UPTD BLK Sukabumi.
“Kami akan terus berupaya kedepannnya support budgheting meningkat baik dari daerah (APBD) maupun dari Kemenaker (APBN) berbanding lurus dengan animo masyarakat akan mengikuti pelatihan,” katanya.
“Perlu digaris bawahi peningkatan kompetensi merupakan salahsatu ikhtiar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga Allah SWT meridhoi semua upaya dan ikhtiar kita semua amin,” pungkasnya.
Reporter: Hendi || Redaktur: FK Robbi






