Diduga karena Tuduhan Santet, Pria Ditusuk Tiga Kali di Dermaga Palabuhanratu

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Suasana malam di kawasan Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mendadak mencekam setelah seorang warga menjadi korban penusukan, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.

Korban diketahui bernama Aep, warga Kampung Cijeruk RT 04, Desa Cikembang, Kecamatan Cikembang. Ia mengalami tiga luka tusuk setelah diduga diserang seorang pria di kawasan dermaga.

Salah satu luka mengenai bagian dada dan disebut menjadi luka paling serius. Sementara dua luka lainnya dilaporkan tidak separah luka pada bagian dada.

Warga sekitar dermaga, Alpiansyah, mengatakan penusukan tersebut diduga berkaitan dengan tuduhan pelaku terhadap korban. Pelaku disebut menuduh Aep sebagai orang yang telah menyantet ayahnya.

“Kalau untuk permasalahan awalnya mah kita enggak tahu ya. Jadi si korban sama pelaku itu, kata si korban mah enggak ada permasalahan lah. Cuma kata si pelaku itu kan pelakunya tuh agak agak agak sedikit gangguan jiwa. Kata si pelakunya mah, “Ini teh yang nyantet bapak saya,”. Udah udah keaneh-anehan lah gitu bilangnya gitu,” kata Alpiansyah pada Kamis (27/8/2026).

Menurut Alpiansyah, gerak-gerik pelaku sebelum kejadian terekam kamera pengawas. Pria tersebut awalnya datang ke lokasi dan terlihat memastikan keberadaan korban.

“Jadi dia teh pertama si pelaku teh ke situ dulu, mastiin korbannya udah tidur apa belum gitu kan. Sambil ngelihat korbannya yang mana kan gitu, target mungkin targetnya yang mana kan. Kalau di lihat dari CCTV dia ke situ dulu,” ujarnya.

Pelaku kemudian meninggalkan lokasi. Namun, hanya berselang beberapa menit, ia kembali dengan membawa alat yang diduga digunakan untuk menyerang korban.

“Nah, udah dari situ dia balik lagi, jelang beberapa menit ada 5 menit mah, datang lagi ke situ bawa udah bawa alat gitu. Langsung datang lagi ke situ langsung menusuk. Ada CCTV-nya pun ada yang proses penusukannya,” sambungnya.

Alpiansyah menyebut korban mendapat tiga luka tusuk dalam serangan tersebut. Luka pada dada menjadi yang paling mengkhawatirkan karena bagian tersebut tidak tertutup jaket korban secara penuh.

“Yang fatalnya mah satu, yang dua yang ketiganya mah enggak terlalu. Soalnya si korban juga pakai jaket. Yang fatalnya yang satu di dada, karena jaketnya enggak menutupi bagian dada, cuma baju,” jelasnya.

Korban kemudian mendapatkan penanganan medis setelah kejadian tersebut.

Adapun terduga pelaku diketahui merupakan warga yang sehari-hari beraktivitas sebagai pengasong ikan di sekitar Dermaga Palabuhanratu. Alpiansyah mengaku beberapa kali melihat perilaku pelaku yang dinilainya tidak biasa.

“Untuk sehari-harinya dia tuh kerjanya di dermaga sebagai pengasong ikan. Suka ada kan di pelabuhan nanti yang ngasong-ngasong ikan. Yang di teng teng. Tapi kalau kadang-kadang kalau lagi ngasong kalau lagi jadi suka tapa atau bicara sendiri lah, gimana lah gitu. Ngamat kadang-kadang gitu,” tuturnya.

Sementara itu, polisi memastikan terduga pelaku telah diamankan tidak lama setelah kejadian. Kasat Reskrim Polres Sukabumi Iptu Dudi Suharyana mengatakan pihaknya masih mendalami motif penusukan tersebut.

“Pelaku sudah kita amankan tidak lama setelah kejadian, kondisinya diduga dipengaruhi minuman keras. Masih kita dalami terkait motifnya,” kata Dudi.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas
Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Berita Terbaru

HEADLINE

Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas

Selasa, 13 Okt 2026 - 11:43 WIB