JURNALSUKABUMI.COM – Sebanyak 100 keluarga balita di Kota Sukabumi mengikuti edukasi mengenai pentingnya memantau tumbuh kembang anak secara rutin melalui posyandu.
Edukasi tersebut digelar Alfamidi Cabang Bekasi melalui program CSR Edukasi Keluarga Balita di Alfamidi Pelabuhan 2, Kota Sukabumi, Kamis (23/7/2026).
Mengusung tema “Pantau Tumbuh Kembang Anak di Posyandu”, kegiatan dilaksanakan bersama Kelurahan Cikondang, Puskesmas Tipar, Posyandu Merak dan Posyandu Merpati.
Para orang tua mendapatkan edukasi mengenai pentingnya memantau kondisi anak sejak usia dini, termasuk perkembangan berat dan tinggi badan serta kesehatan dan pemenuhan gizinya.
Selain penyuluhan dari tenaga kesehatan, balita yang mengikuti kegiatan menjalani penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan.
Kegiatan juga diisi dengan pemberian makanan tambahan (PMT) serta diskusi antara para ibu dan ahli gizi mengenai kesehatan dan tumbuh kembang anak.
Branch Manager Alfamidi Cabang Bekasi Gunardi mengatakan pemeriksaan secara rutin dapat membantu orang tua mengetahui perkembangan kondisi anak sekaligus mendeteksi lebih dini apabila ditemukan persoalan kesehatan maupun gizi.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong semakin banyak orang tua untuk rutin membawa anaknya ke posyandu,” kata Gunardi.
Menurutnya, pemantauan tumbuh kembang tidak harus menunggu munculnya persoalan kesehatan pada anak.
“Pemantauan tumbuh kembang secara berkala merupakan langkah sederhana namun sangat penting untuk memastikan anak tumbuh sehat dan mendapatkan penanganan sejak dini apabila ditemukan masalah gizi maupun kesehatan,” ujarnya.
Lurah Cikondang Aden Dendalaga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut karena melibatkan dunia usaha, tenaga kesehatan dan masyarakat.
“Mudah-mudahan ini menjadi langkah awal bagi para pelaku usaha di wilayah Cikondang untuk meniru apa yang telah dilakukan Alfamidi dalam menunjukkan kepedulian kepada lingkungan tempat mereka berusaha,” kata Aden.
“Terima kasih kepada Alfamidi atas kontribusinya bagi masyarakat,” sambungnya.
Melalui program tersebut, kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah daerah dan tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran keluarga untuk memanfaatkan layanan posyandu dalam memantau kesehatan dan tumbuh kembang anak.











