JURNALSUKABUMI.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI).
Sebanyak 12 lulusan terbaik berpredikat cumlaude tidak hanya diwisuda dengan nilai akademik tinggi, tetapi juga langsung memperoleh beasiswa penuh untuk melanjutkan studi Magister (S2) Pedagogi di UMMI.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam rangkaian Yudisium PGSD UMMI yang digelar di Auditorium UMMI pada 18 Juli 2026. Beasiswa diberikan sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik sekaligus rekam jejak prestasi para lulusan selama menempuh pendidikan.
Adapun 12 lulusan PGSD UMMI yang menerima beasiswa S2 Pedagogi yakni Novia Fitriani, Imelda Mauludy S, Nurhasna Qurrotu’ainina, Sani Sulistiawati, Rifkah Ramadhanti, Khalista Bunga Mawarni, Setianing Kusuma, Rahmania Khoerunnisa, Fitri Nur Alia, Dewitri Yulianti, Halisya Novia Ramdan, dan Salma Az Zahra.
Ketua Program Studi PGSD UMMI, Dr. Iis, menjelaskan bahwa beasiswa pascasarjana tersebut bukan sekadar hadiah mahasiswa dengan nilai tinggi, melainkan bentuk investasi kampus dalam mencetak calon pendidik yang unggul dan berdaya saing.
“Sebanyak 12 mahasiswa PGSD yang lulus dengan predikat cumlaude mendapatkan beasiswa alumni dari FKIP UMMI untuk melanjutkan pendidikan S2 pada Program Magister Pedagogi di UMMI. Ini merupakan penghargaan atas dedikasi akademik sekaligus prestasi yang mereka raih selama kuliah,” ujarnya, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, predikat cumlaude di PGSD UMMI tidak hanya ditentukan oleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Mahasiswa juga harus memiliki rekam jejak prestasi akademik dan nonakademik yang kuat.
Para penerima beasiswa rata-rata memiliki IPK di atas 3,50 serta aktif dalam organisasi kemahasiswaan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga kompetisi di tingkat nasional. Sejumlah karya ilmiah mereka juga telah dipublikasikan pada jurnal bereputasi SINTA 3.
Selain itu, para lulusan juga mengukir prestasi di berbagai bidang, mulai dari microteaching, pengembangan media pembelajaran, seni dan budaya, literasi, hingga keagamaan.
Dr. Iis menambahkan, program beasiswa tersebut menjadi agenda rutin yang diberikan setiap tahun kepada lulusan terbaik PGSD UMMI sebagai upaya mendorong lahirnya tenaga pendidik berkualitas.
Tak hanya itu, lulusan PGSD UMMI juga dibekali Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) serta sertifikat internasional dari IBLU sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan.
“Kami berharap seluruh lulusan PGSD UMMI memiliki standar kompetensi nasional bahkan internasional sehingga mampu bersaing di mana pun mereka berkarya,” katanya.
Salah seorang penerima beasiswa sekaligus mahasiswa terbaik, Novia Fitriani mengaku kesempatan melanjutkan studi ke jenjang magister melalui beasiswa menjadi hadiah yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Ini menjadi kehormatan yang luar biasa karena setelah lulus S1 saya langsung mendapat kesempatan melanjutkan S2 Pedagogi melalui program beasiswa UMMI,” ungkapnya.
Ia berharap program tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa PGSD lainnya untuk terus meningkatkan prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
“Program ini sangat membantu mahasiswa untuk terus melanjutkan pendidikan,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan











