Insiden Maut di Depan Samsat Cibadak, Kemacetan Mengular di Dua Arah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di ruas jalan raya nasional, tepatnya di depan Kantor Samsat Cibadak, Desa Karang, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Insiden yang melibatkan sepeda motor Honda Beat dan truk box sumbu tiga jenis Hino ini menyebabkan seorang pengendara perempuan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut juga berdampak signifikan terhadap arus lalu lintas. Kemacetan panjang tak terhindarkan dan mengular di kedua arah, baik dari Cibadak menuju Kota Sukabumi maupun sebaliknya. Kendaraan terpantau merayap akibat proses evakuasi korban dan penanganan Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh petugas.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Endan (64), kecelakaan bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor bernomor polisi F 5075 UCB melaju dari arah Cibadak menuju Kota Sukabumi. Saat melintasi wilayah Karang Hilir RT 03/008, korban diduga berupaya mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil jalur kanan.

Namun, manuver tersebut berujung fatal setelah korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh di badan jalan. Nahas, posisi korban berada di titik buta (blind spot) truk Hino bernomor polisi F 9118 FH yang melintas di jalur yang sama, sehingga pengemudi tidak sempat melakukan pengereman. Korban pun terlindas roda kendaraan dan meninggal dunia di tempat akibat luka berat.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu langsung berupaya memberikan pertolongan, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Sementara itu, kemacetan semakin parah karena banyak pengendara memperlambat laju kendaraan saat melintasi lokasi kejadian.

Petugas Satlantas Polres Sukabumi yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP serta pengaturan arus lalu lintas guna mengurai kepadatan kendaraan. Jenazah korban dievakuasi ke RSUD Sekarwangi, sementara kendaraan yang terlibat diamankan sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Setelah proses evakuasi selesai, arus lalu lintas berangsur normal, meski antrean kendaraan sempat mengular cukup panjang di jalur nasional tersebut.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Berita Terbaru