Malam Takbir Berdarah di Waluran Sukabumi, Pemuda Dibacok OTK

Sabtu, 21 Maret 2026 - 02:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Suasana malam takbir di wilayah Kabupaten Sukabumi dinodai dengan aksi kekerasan jalanan yang mengakibatkan jatuhnya korban luka. Seorang pemuda bernama Deri Apriansah menjadi korban pembacokan oleh sekelompok orang tidak dikenal saat sedang berada di pinggir jalan, tepatnya di Kampung Cicadas, Desa Caringin Nunggal, Kecamatan Waluran, Jumat malam (20/03/2026).

Peristiwa mencekam tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kejadian bermula saat korban sedang berkumpul atau nongkrong di pinggir jalan bersama rekan-rekannya. Secara tiba-tiba, datang sekelompok pemuda dengan membawa berbagai jenis senjata tajam (sajam) dan langsung menghampiri korban secara beringas. Tanpa alasan yang jelas, para pelaku langsung melayangkan sabetan sajam yang mengenai bagian pinggang dan paha korban hingga menyebabkan luka robek yang cukup dalam.

Mendapat laporan adanya aksi kriminalitas tersebut, petugas gabungan dari Forkopimcam Waluran yang terdiri dari Danposramil, Kapospol, P2BK, Satpol PP, Tagana, hingga Pemerintah Desa Caringin Nunggal dan Satgas Linmas langsung terjun ke lokasi kejadian. Petugas segera melakukan pengecekan TKP serta mengambil tindakan cepat dengan memintai keterangan sejumlah saksi guna mengetahui kronologi pasti dan pemicu utama aksi pembacokan tersebut.

Petugas Tagana Waluran, Asep Abd Basit, S.Ap, mengonfirmasi bahwa korban telah mendapatkan penanganan medis darurat. Akibat sabetan senjata tajam yang cukup parah, luka pada bagian paha korban harus mendapatkan tindakan jahitan. Saat ini, kondisi korban dilaporkan sudah dalam penanganan dan sedang menjalani masa pemulihan setelah mendapatkan pengobatan intensif dari tim medis.

Hingga saat ini, identitas para terduga pelaku telah mulai dikantongi oleh petugas. Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman serta pengejaran terhadap para pelaku.

Personel gabungan pun tetap disiagakan di sekitar lokasi guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif di sisa waktu perayaan malam takbir.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Berita Terbaru