Duduk di Tepi Pantai, Ombak Mendadak Seret Wisatawan di Palabuhanratu

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Suasana santai di tepi Pantai Gadobangkong, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi mendadak berubah mencekam. Seorang wisatawan bernama Rina Yulianti terseret ombak besar saat duduk di bibir pantai, Rabu malam (25/2/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Korban yang tengah menikmati suasana pantai tanpa berenang tiba-tiba dihantam gelombang besar hingga terseret ke tengah laut dan tenggelam. Kejadian ini sontak mengundang kepanikan pengunjung lain yang berada di lokasi.

Kasat Polairud Polres Sukabumi, AKP Dadi, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban beruntung cepat mendapat pertolongan dari warga sekitar.

“Korban saat itu sedang duduk di pinggir pantai, kemudian datang ombak besar yang menyeret korban ke tengah laut. Warga yang melihat langsung melakukan pertolongan dan mengevakuasi korban ke pinggir pantai,” ujar AKP Dadi dalam laporan resminya, Kamis (26/2/2026).

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Satpolairud yang tengah siaga di Mako Polairud Polres Sukabumi. Petugas langsung bergerak cepat mendatangi lokasi dan membawa korban ke RSUD Palabuhanratu untuk mendapatkan penanganan medis.

Dalam laporan kepolisian disebutkan, Rina Yulianti (52), warga Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, berhasil diselamatkan dan kini dalam kondisi selamat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Dua saksi mata, masing-masing pengunjung dan warga sekitar, turut memberikan keterangan kepada petugas mengenai detik-detik korban terseret ombak.

AKP Dadi mengimbau masyarakat dan wisatawan agar lebih waspada saat berada di kawasan pantai, terutama pada malam hari. Menurutnya, ombak di wilayah selatan Sukabumi kerap datang tiba-tiba dan berpotensi membahayakan.

“Kami mengingatkan wisatawan agar tidak terlalu dekat dengan bibir pantai, meskipun hanya duduk atau bersantai. Ombak besar bisa datang secara mendadak,” tegasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Langgar Kesepakatan Damai, Kasus Ibu Tiri Aniaya Anak di Jampangkulon Kembali Berlanjut
Retakan Mengintai di Bantargadung, Warga Hidup dalam Bayang-bayang Pergerakan Tanah
70 RTG Riksa Selesai Dibangun tapi Belum Dibayar Pemerintah, Korban Bencana Terkatung-katung
Dua Pemuda di Sukabumi Ditangkap Tim Macan Bintana, Bawa Sajam Dini Hari
Libur Jelang Ramadan Berujung Stres, Exit Tol Parungkuda Macet Berjam-jam
Kantor Dinas Bina Marga Jabar di Sukabumi Didemo Mahasiswa, Soroti Jalan Rusak hingga Temuan BPK
Pencuci Piring Dapur SPPG di Sukabumi Tertangkap Tanam Ganja
Berakhir Duka, Anak di Gedepangrango Sukabumi Meninggal Dunia Akibat Letusan Senapan PCP

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:09 WIB

Langgar Kesepakatan Damai, Kasus Ibu Tiri Aniaya Anak di Jampangkulon Kembali Berlanjut

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:21 WIB

Retakan Mengintai di Bantargadung, Warga Hidup dalam Bayang-bayang Pergerakan Tanah

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:27 WIB

Duduk di Tepi Pantai, Ombak Mendadak Seret Wisatawan di Palabuhanratu

Jumat, 20 Februari 2026 - 03:54 WIB

70 RTG Riksa Selesai Dibangun tapi Belum Dibayar Pemerintah, Korban Bencana Terkatung-katung

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:15 WIB

Dua Pemuda di Sukabumi Ditangkap Tim Macan Bintana, Bawa Sajam Dini Hari

Berita Terbaru